Wartapalaindonesia.com, Jombang — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Unipdu bersama UKM Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impecta) Unipdu menggelar kegiatan nonton bareng dan diskusi film dokumenter Pesta Babi di Gelora Abi As’ad Unipdu Jombang, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan yang terbuka untuk umum tersebut dihadiri mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Jombang. Acara ini menjadi ruang diskusi mengenai isu kemanusiaan, lingkungan, serta dampak eksploitasi sumber daya alam di Papua.
Selain pemutaran film dokumenter Pesta Babi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif yang menghadirkan sebagai pemantik diskusi.
Pimpinan Umum LPM Unipdu, , mengatakan kegiatan tersebut tidak bertujuan menggiring opini peserta terhadap pandangan tertentu.
“Forum ini bukan untuk menggiring opini, melainkan menjadi ruang belajar bersama agar mahasiswa mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang, khususnya kehidupan yang terjadi di Tanah Papua,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, peserta membahas berbagai isu yang muncul dalam film, mulai dari persoalan politik, ekonomi, hingga lingkungan. Diskusi menyoroti relasi kuasa dan praktik kolonialisme modern yang dinilai berdampak pada masyarakat adat Papua.
Pemantik diskusi juga menyinggung pemikiran terkait kesadaran rakyat dan perjuangan melawan berbagai bentuk penindasan dalam kehidupan modern.
Pembahasan turut berkembang pada isu energi alternatif, khususnya bioetanol. Peserta mendiskusikan keterkaitan kebijakan energi dan investasi industri dengan keberlangsungan hidup masyarakat lokal serta kelestarian lingkungan.
Dari sisi ekonomi, peserta menyoroti dampak pembangunan dan eksploitasi sumber daya alam terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Film tersebut dinilai memperlihatkan ketimpangan antara keuntungan industri dan kondisi masyarakat adat yang terdampak langsung.
Sementara itu, pembahasan mengenai aspek ekologis menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam serta perlunya kesadaran kolektif untuk melindungi hutan sebagai ruang hidup masyarakat adat dan penyangga ekosistem.
Peserta diskusi juga menyinggung pandangan penulis mengenai pentingnya kesadaran manusia dalam memanfaatkan alam secara seimbang agar eksploitasi lingkungan tidak merusak keberlangsungan hidup manusia maupun ekosistem.
Melalui kegiatan tersebut, LPM Unipdu dan Impecta Unipdu berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu bersikap kritis terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan di Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus diharapkan menjadi wadah membangun solidaritas, kepedulian, dan kesadaran ekologis di kalangan generasi muda.
Kontributor || Galuh Tri Rizqiadi Wibowo
Editor || Wandi Wahyudi, WI 200223
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)