Agar Calon Relawannya Siap Terjun ke Lokasi Bencana, Rumah Zakat Cabang Yogyakarta Selenggarakan Volunteer Basic Training

WartapalaIndonesia.com, YOGYAKARTA – Konflik dalam sebuah organisasi merupakan realitas yang wajar dan tidak selalu berdampak buruk. Yang penting kita paham bagaimana merespon dan menyelesaikannya.

Demikian kata relawan senior Rumah Zakat Shalina Nur Hanna dihadapan belasan calon relawan Rumah Zakat Cabang Yogyakarta yang mengikuti rangkaian kegiatan Pra Volunteer Basic Training (VBT) 2026. Di Kantor Rumah Zakat Cabang Yogyakarta. Pada Minggu, 17 Mei 2026.

Lebih detil Shalina dalam materinya yang bertajuk Kepemimpinan dan Manajemen Konflik memapar, kalau konflik dalam organisasi tidak dikelola dengan baik, maka tim akan pecah, saling menjauh, kerja tidak maksimal dan anggota tim kehilangan semangat.

Sebaliknya, jika konflik dikelola dengan baik, maka tim makin dewasa, komunikasi membaik, muncul solusi baru, serta tiap anggota tim bakal saling memahami.

“Jadi kalau kita berhasil mengelola konflik dengan baik, maka organisasi kita akan kondusif,” imbuhnya.

Kepada peserta Pra VBT 2026 Shalina mengingatkan, konflik tak hanya berpotensi muncul di dalam organisasi, tetapi di banyak situasi dan tempat. Termasuk di lokasi bencana alam.

“Oleh karena itu, tiap relawan sebelum terjun ke lokasi bencana harus paham manajemen konflik. Agar dapat memimpin dalam situasi darurat dan mampu menemukan solusi yang efektif,” jelasnya.

Menurut Shalina ada 7 langkah dalam manajemen konflik, yakni identifikasi konflik, dengarkan semua pihak, cari akar masalah, fokus pada solusi, musyawarah, ambil keputusan dan sepakati, dan yang terakhir lakukan evaluasi bersama.

Terhadap materi Kepemimpinan dan Manajemen Konflik, seorang peserta Pra VBT Nida Rahma Aulia mengaku mendapat banyak pengetahuan baru perihal konflik dan cara mengelolanya.

“Pengetahuan ini akan menjadi bekal penting bagi saya dan teman-teman seangkatan saat nanti terjun ke lokasi bencana sebagai relawan kemanusiaan,” terang Nida.

Dihubungi terpisah, Koordinator Relawan Rumah Zakat Cabang Yogyakarta Mutaslimah menerangkan kegiatan Pra VBT 2026 ini dirancang untuk membekali calon relawan dengan kemampuan dasar agar menjadi relawan yang tangguh, sigap, dan siap terjun ke lokasi bencana.

“Materi hari ini merupakan sesi pertama dari rangkaian kegiatan Pra VBT 2026. Dilanjutkan dengan 3 sesi berikutnya yang diselenggarakan pekan depan,” jelasnya.

Materinya meliputi Manajemen Kebencanaan, PPGD dan BHD, Serta Manajemen Perjalanan dan Survival.

“Tiap materi disampaikan melalui teori interaktif dan praktek di lapangan,” pungkas Mutaslimah. (*)

Kontributor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.