Wartapalaindonesia.com, Cirebon — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapalangit Biru STID Al-Biruni Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pegiat alam bebas.
Kali ini, UKM Mapalangit Biru berkolaborasi dengan Vertical Rescue Indonesia untuk menggelar Sekolah Vertical Rescue, yang akan dilaksanakan pada 25–27 September 2026 mendatang.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi UKM Mapalangit Biru untuk merangkul sekaligus mengajak kawan-kawan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dari berbagai kampus di wilayah III Cirebon, meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, untuk bersama-sama belajar dan meningkatkan kemampuan di bidang vertical rescue.
Menariknya, Sekolah Vertical Rescue kali ini merupakan pelaksanaan kedua yang diadakan oleh UKM Mapalangit Biru. Pengalaman penyelenggaraan sebelumnya menjadi modal untuk kembali menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat jejaring dan solidaritas antarkomunitas pecinta alam.
Panitia pelaksana kegiatan, Salman El Farisyi, mengajak seluruh Mapala di wilayah III Cirebon untuk turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Bagi calon peserta yang berminat mengikuti Sekolah Vertical Rescue, informasi dan pendaftaran dapat diperoleh dengan menghubungi Salman secara langsung.
Menurut Salman, Sekolah Vertical Rescue tidak semata-mata menjadi agenda pelatihan teknis, tetapi juga menjadi ruang pertemuan dan pengembangan kapasitas bersama bagi para pegiat kegiatan alam bebas.
“Sekolah Vertical Rescue ini bukan hanya menjadi wadah silaturahmi antar-Mapala, tetapi juga menjadi media untuk meng-upgrade kapasitas dan keilmuan setiap anggota pecinta alam. Harapannya, bukan hanya anggota Mapala yang menjadi lebih siap dan kompeten, tetapi seluruh peserta yang mengikuti sekolah ini bisa mendapatkan pengetahuan serta keterampilan yang dapat diterapkan ketika menghadapi situasi di lapangan,” ujar Salman.
Antusiasme terhadap kegiatan tersebut juga datang dari sejumlah Mapala yang akan turut terlibat. Nasakh, perwakilan dari Mapala Gematika STMIK IKMI Cirebon, mengapresiasi langkah UKM Mapalangit Biru yang kembali menghadirkan ruang belajar bersama di bidang vertical rescue.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang diusung Mapalangit Biru ini. Sekolah Vertical Rescue menjadi kesempatan yang baik bagi teman-teman Mapala untuk kembali belajar, bertukar pengalaman, sekaligus meningkatkan kemampuan teknis yang memang sangat dibutuhkan dalam kegiatan di alam bebas,” ungkap Nasakh.
Apresiasi serupa disampaikan Lia, perwakilan Mapala Himapa FE Universitas Kuningan (UNIKU). Menurutnya, kegiatan seperti Sekolah Vertical Rescue penting untuk terus dikembangkan karena dapat mempertemukan berbagai komunitas pecinta alam dalam satu ruang pembelajaran.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Sekolah Vertical Rescue yang diadakan Mapalangit Biru. Selain menambah wawasan dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmapala. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak teman-teman pecinta alam yang ikut berpartisipasi,” kata Lia.
Melalui Sekolah Vertical Rescue, UKM Mapalangit Biru berharap lahir semakin banyak pegiat alam bebas yang memiliki kapasitas, pengetahuan, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan untuk memperkuat kolaborasi dan persaudaraan antar-Mapala di wilayah III Cirebon.
Sekolah Vertical Rescue akan dilaksanakan pada 25–27 September 2026. Bagi Mapala maupun individu yang ingin mengikuti kegiatan ini, dapat langsung menghubungi Salman El Farisyi selaku panitia pelaksana.
Kontributor || Ahmad Syarofi, WI 25027 E
Editor || Wandi wahyudi, WI 200223
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)