Wartapalaindonesia.com, MALANG – Raksasa Malang, itulah yang pantas disematkan untuk Mapala sekelas IMAHIPAL SANSEKERTA BHUANA. Mapala yang berdiri sejak ‘91 itu kini kembali menggaung lewat deklarasi dan dies natalis ke-24 pada Minggu (10/04/2016) di kampus STT Malang.
Aditya Sofian Iskandar yang ditugaskan menjadi ketua pelaksana mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai batu tapal bangkitnya kembali Imahipal Sansekerta Bhuana, “tahun ‘91 berdiri pertama kali dengan nama Imahipal Sansekerta Bhuana, selanjutnya deklarasi pada tahun ’92.”
“Namun sejak tahun ‘94, Imahipal vakum dan berdiri lagi tahun ’97 dengan nama Palastem,” Aditya menceritakan sejarahnya. “Tahun ’98 berubah nama ke nama lama Imahipal Sansekerta Bhuana dengan bendera organisasi baru.”
“Meski begitu Mapala ini kembali vakum pada 2008, dan angkatan saya kembali mendirikan ulang tahun 2014 dengan nama MPA Mangharcana Buana tanpa tahu bahwa dulu ada Mapala di STTM,” sambung mahasiswa jurusan broadcasting itu.
“Setelah kami menelusuri sejarah, dan akhirnya tersambung dengan senior para pendahulu kami, musangpun terjadi dan kami memutuskan untuk melanjutkan sejarah dengan nama organisasi IMAHIPAL MANGHARCANA BUANA dengan ditandai dies natalis dan deklarasi kemaren itu,” tutur mahasiswa asal Jombang tersebut.
Angkatan yang beranggotakan Jepang, Jaran, Kipli, Kondut, Seyek, Amplang, Limbuk, Kribo, Korjo, Kelek, Cepot yang semua jurusan broadcasting ditambah Ledom, Pelat jurusan design graphic, Yeyet, Busung, Sinchan jurusan perkantoran dan Mbujuk, Gispo yang masing-masing jurusan komunikasi, terinspirasi mendirikan kembali ‘raksasa’ sejak melihat sekretariat Mapala yang terbengkalai.
“Dulu lokasi kampus masih di Jalan Candi Panggung, di situ ada sekret mapala yang udah engga dipakai dan kayak gudang, dari situlah niat awal kami terbentuk,” ungkap pemilik nama lapangan Kondut itu. “Terus kami kumpulin masa, dan sekarang kampus pindah ke Jalan Sukarno Hatta, terus lanjut di situ hingga deklarasi kembali saat ini.”
Acaranya sendiri dikemas dengan potong tumpeng sebagai tanda ulang tahun dengan diisi home band yang dihadiri lebih dari 200 peserta undangan. Undanganpun menikmati rangkaian acara yang sudah disiapkan secara matang oleh panitia, mereka mengaku puas dan dapat memahami sejarah yang terjadi di Imahipal.
Undangan yang hadir datang bukan hanya dari Mapala se Malang raya, beberapa dari luar kota seperti dari Surabaya, Kediri, Tulungagung dan terjauh dari Kalimantan. “Kehadiran Mapala undangan juga bertujuan untuk mengumumkan adanya kembali ke rekan-rekan Mapala setelah vakum sekaligus mendeklarasikan Mapala ini kembali,” ujar Kondut.
Kondut pun bersyukur atas lancarnya acara, “kami semua sebagai panitia sangat senang bisa bertemu rekan-rekan Mapala yang menghadiri undangan, hingga deklarasi yang diumumkan oleh ketum mereka semua mengikuti dengan senang campur haru.”
Acara ini di dukungan oleh Eiger, Edunews FM, Jank-Jank Wings, Baboon Konveksi.
Kontributor : PKD Jatim (Mapala Himalaya) dan Humas Imahipal Mangharcana Buana (STT Malang)
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dokumentasi
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)


