Wartapalaindonesia.com, JEMBER – Biadab, kata itulah yang pantas disematkan kepada oknum pelindung yang telah merusak masa depan seorang gadis aktivis pencinta alam dan lingkungan yang harusnya dia jaga.
Kepada Wartapala Indonesia korban menceritakan kronologi pengalaman buruknya pada Senin, 25 April 2016 melalui sambungan pribadi. Oknum yang harusnya menjaga dia dengan statusnya sebagai abdi negara telah mencoreng sebuah kehormatan wanita, apalagi oknum tersebut memiliki anak istri.
Beban psikis kini menggelayuti korban yang inisial dan identitasnya dijaga oleh Wartapala Indonesia yang diminta tolong oleh korban untuk membantu mendampingi masalah yang dideranya.
“Sebagai sesama anggota pencinta alam yang bersaudara, maka kami akan membantu sekuat tenaga,” ungkap Al Hidayat selaku humas Wartapala Indonesia.
Kasus ini akan segera naik ke meja hijau dengan terlebih dahulu melakukan mediasai-mediasi dan musyawarah terhadap pihak-pihak terkait. “Pada kenyataannya hal tersebut dapat terjadi kepada siapa saja, oleh karena itu kami menuntut penuntasan masalah agar pelaku jera,” imbuh Dayat mewakili dewan komisaris Wartapala Indonesia.
Sudah sejatinya semua angggota pencinta alam turut prihatin dan marah atas kejadian tersebut, dan sudah seharusnya turut membantu. “Namun semua harus tetap pada prosedurnya, semua ada jalurnya, kami harap semua pihak dapat menahan diri sampai kasus ini tuntas,” tutup Dayat.
Laporan : Humas Wartapala Indonesia
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
1 Comment