Wartapalaindonesia.com, BANTAENG – Sidang lanjutan Temu Wicara TWKM 28 Sulsel berlangsung lebih hidup, rangkaian agenda persidangan berjalan dengan lancar. Masih tetap di Balai Kartini Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, Temu Wicara berlangsung sejak pukul 08.30 WITA pada Rabu, 19 Oktober 2016.
Tercatat peserta hadir sebanyak 673 orang dari 231 perwakilan institusi. Peserta sidang terbagi menjadi dua kubu, kubu pertama merupakan peserta rapat Komisi A sedangkan kubu kedua merupakan peserta rapat Komisi B. Komisi A membahas tentang Tata Laksana TWKM, sedangkan isu lingkungan dibahas oleh peserta rapat Komisi B.
Rangkaian agenda persidangan diawali dengan Sidang Pleno 1, di mana Mekanisme Laporan dan Evaluasi Perangkat, diputuskan di Balai Kartini Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan pada tanggal 19 Oktober 2016 pukul 09.50 WITA
Selanjutnya Laporan dan Evaluasi Pusat Kordinasi Nasional (PKN), diputuskan pada Pukul 13.26 WITA. Laporan dan Evaluasi Pusat Kordinasi Daerah (PKD), diputuskan Pukul 13.51 WITA. Dilanjutkan Laporan dan Evaluasi Penyelenggara Kegiatan TWKM 27 pada pukul 15.46 WITA serta Laporan dan Evaluasi Tim Perumus pada pukul 05.01 WITA.
Memasuki Sidang Pleno 2, membahas tentang Mekanisme Rapat Komisi yang diputuskan di Balai Kartini Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan pada tanggal 19 Oktober 2016 pukul 20.05 WITA. Penetapan Peserta Komisi A diputuskan pada pukul 21.42 WITA dan Penetapan Peserta Komisi B diputuskan pada pukul 21.45 WITA.
Kunjungi FB : TWKM 28 Sulsel dan FB : Mapala UMI Makassar
Total peserta Komisi A berjumlah sebanyak 136 orang, sedangkan jumlah total peserta Komisi B berjumlah 102 orang. Lanjutan rapat komisi diagendakan pada hari Kamis tanggal 20 Oktober 2016 pada pukul 08.30 WITA dengan agenda membahas tugas masing-masing.
Meski dinamika persidangan dalam membahas penetapan mekanisme rapat komisi sempat berjalan alot, namun keseluruhan agenda sidang berjalan dengan lancar dan lebih hidup.
“Lebih hidup dan grade antusiasme peserta sidang naik dari sebelumnya, peserta lebih semangat dan kritis,” ungkap Moh. Thoariq selaku Pimpinan sidang 1 saat dikonfirmasi tentang jalannya persidangan.
“Kendala dalam dinamika persidangan cukup wajar mengingat permasalahan yang dibahas sangat penting, kali ini motivasi peserta sidang lebih hidup dan produktif,” lanjut anggota Mapala Muhibbul Bi’ah Palu tersebut.
Suksesnya jalan persidangan tak lepas dari kerjasama yang baik antar panitia dan peserta TW-TWKM dalam menentukan komitmen rencana kegiatan. Tak lepas pula peran Pimpinan sidang yang berhasil membawakan dan mengakomodir masukan peserta.
“Sesuai dengan rundown, berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal yang ditetapkan, meski ada kendala di penetapan mekanisme rapat komisi namun kerjasama yang baik antar peserta sidang membuat kendala yang ada menjadi solusi, ” ujar R. Narahubun Pimpinan sidang 2 kala ditemui seusai memimpin sidang.
Laporan : A. Phinandhita P.
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)