Generasi Muda Metala Terjang Derasnya Arus Sungai Elo

Caption foto: Anggota Muda METALA foto bersama di Sungai Elo, Magelang. (WARTAPALA INDONESIA/ Abdul Aziez)

Wartapalaindonesia.com, MAGELANG – Sungai Elo Magelang adalah surga bagi para pecinta olahraga Arung Jeram (Rafting) di daerah Jogja, Solo dan sekitarnya. Tak dielakkan lagi indah dan derasnya Sungai Elo menjadi primadona untuk melaksanakan setiap kegiatan olahraga Arung Jeram. Mahasisswa Ekonomi Pecinta Alam (METALA), salah satu Mapala di Solo yang termasuk menjadikan Sungai Elo sebagai pilihan penerapan materi Rafting.

METALA menggunakan Sungai Elo Magelang untuk penerapan materi Rafting dalam rangkaian acara Pendidikan Lanjutan (Dikjut) Anggota Muda tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu–Selasa, 17–19 Maret 2019 merupakan agenda yang wajib diikuti Anggota Muda Metala. Kegiatan ini sebagai tempat transfer materi dan syarat Anggota Muda untuk bisa menjadi Anggota Penuh METALA.

Dikjut Rafting kali ini diikuti oleh para Anggota Muda GLADI XXIX METALA 2018 sebanyak sembilan orang. Kesembilan orang tersebut antara lain, Wahyu Hutomo, Leonita Suryani, Jemmy Kartika Putra, Fitri Wulandari, Atikah Fitri, Dea Nabilla Rosani, Moh. Yusril Sani, Hanif Asyrofa, dan Muh. Tahir.

“Kegiatan Dikjut Rafting kali ini, METALA melakukan dua kali pengarungan. Pengarungan pertama berfokus pada pengenalan bentukan sungai, macam-macam dayungan, teknik baca arus dan water rescue. Sedangkan, pengarungan kedua berfokus pada materi Skiper. Sebelum pengarungan para peserta yang berjumlah 9 orang mempraktekan simulasi renang jeram baik Defensive maupun Agresive begitu juga mempraktekan materi Water Rescue yakni menyematkan korban di air dengan melempar Rescue Rope,” ungkap Aziz, Kabid Humas METALA periode 2019.

Usai praktek Water Rescue, peserta memulai pengarungan melawan deras jeram Sungai Elo yang meluap dikarenakan dua hari hujan terus menerus. Ditemani rintik hujan para peserta tetap bersemangat mengikut Dikjut Rafting kali ini.

Di tengah-tengah pengarungan para peserta diminta untuk praktek renang jeram menyebrangi sungai dan semua peserta bisa melakukan renang jeram dengan sempurna. Tepat sebelum rest area peserta mempraktekkan materi Flip Flop yakni membalikkan perahu dan berusaha untuk membaliknya kembali. Tentu itu bukan hal yang mudah karena derasnya jeram menguji adrenali bagi para peserta. Namun, pada akhirnya semua peserta bisa mempraktekkan materi Flip Flop dengan waktu yang telah ditentukan.

Peserta beristirahat sejenak di Rest Area, setelah itu melanjutkan pengarungan sampai ke Finish. Semua bentukan-bentukan sungai dipahami dengan cermat oleh peserta. Setelah menyelesaikan pengarungan pertama, semua peserta kembali ke start untuk melaksanakan pengarungan kedua yakin praktek Skiper.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menambah kekompakan dan loyalitas Anggota Muda serta menjalin kedekatan emosional dengan pengurus. Juga dapat menjadi penerus yang berkualitas dalam menghidupkan METALA di lingkungan kampus dan kepecintaalaman,” ucapTotok, ketua Umum METALA.

Kontributor || Abdul Aziez, WIJA Surakarta

Editor || Dala Aria

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.