Wartapalaindonesia.com, SOSOK – Selalu memiliki sudut pandang berbeda, kali ini WI sambang menuju sekber SSR (Sidoarjo Search Rescue). SSR sendiri digawangi oleh Mas Agus yang lebih dikenal dengan Agus Mahameru, dengan anggota sebanyak 7 orang, SSR menjadi satu-satunya dan pelopor bekembangnya relawan kebencanaan.
Hanya dengan 7 orang dalam satu team, SSR yang dibangun dengan kunci solidaritas tinggi, kini menjelma menjadi sebuah organisasi relawan kebencanaan yang paling besar dan paling berpengaruh di Jawa Timur khususnya Sidoarjo. Selain selalu terjun dalam aktivitas operasi Search and Rescue, SSR juga melakukan pembinaan kepada putra-putri bangsa yang terpanggil jiwanya untuk membantu sesama.
Saat ditanya mengenai kunci solidnya para relawan yang bergabung di SSR, Mas Agus yang pernah merasakan puncak gunung Fuji ini tidak menjawab dengan jawaban persis di buku. Ada tiga kunci relawan yang harus kita sama-sama pegang, Yakni Warek, Sehat dan Ikhlas, begitu pesan seorang bapak yang menghabiskan hidupnya mengabdi kepada dunia kepencinta alaman.
Setelah memberi tiga kunci tersebut, Mas Agus yang juga anggota RAPI dan sebagai pembuat alat-alat outdoor dengan tagline Mahameru ini menjelaskan bahwa tiga kunci tersebut tidak akan pernah ditemukan di buku. Pantas saja, beliau yang besar di Palagan dan sudah lebih dari tiga puluh tahun menekuni dunia Search and Rescue tidak lantas memberikan jawaban persis di buku.
Lantas, apa penjelasan dari tiga kunci tadi, Warek, Sehat dan Ikhlas? Pak Agus yang juga selalu menjadi salah satu potensi SAR BNPB ini menjelaskan bahwa Warek di sini adalah keadaan seorang relawan sebelum operasi bahwa dia harus merdeka dan dapat memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, mulai hal terkecil muali urusan perut hingga urusan skill.
Sedangkan sehat, seorang relawan wajib memiliki kesehatan baik jasmani, rohani maupun mental. Dan Ikhlas, seorang relawan hendaknya menolong dengan niat lurus dan tidak dengan menuntut balasan maupun sengaja memanfaatkan kesusahan orang lain demi kepentingan pribadi.
Setelah menjelaskan tiga kunci relawan yang diperas dari pengalaman hidupnya selama menjadi relawan dan rescuer, Mas Agus yang memiliki keluarga pencinta alam ini juga mengingatkan kepada para anggota pencinta alam bahwa jika hendak terjun menjadi seorang relawan, hendaknya membekali diri dulu dengan ilmu, skill dan perlengkapan yang mumpuni, agar niat membantu bisa maksimal.
Laporan : A. Phinandhita P.
Editor : Efrina Fitrianingrum (WI.150017)
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)