Wartapalaindonesia.com, SOSOK – Bhante Jayaratano dalam bahasa Budhis Bhante (Penahbisan Budhis) bernama KTP Indra Wira merupakan pendaki dengan segala kearifan lokal. Berasal dari Bekasi dia tinggal di vihara Budhasansekerta Blitar, ditahbiskan samanera (calon biku) tahun 2004-2007 dan diangkat menjadi bikku/bante/biksu (Sansekerta)/phalli (India) tahun 2007.
Dia merupakan sosok pendaki yang mendaki bukan untuk ritual namun untuk bersatu dengan alam. Pengalaman mendakinya yang sudah menjelajah semua gunung di Jawa Lombok menjadikan Bhante Jayaratano memiliki sudut pandang berbeda mengenai gunung. Seperti saat ditemui di Mahameru, Bhante Jayaratno hanya mengenakan pakaian jubah, tongkat bamboo dan daybag untuk safety.
Saat bercerita tentang Mahameru dari sudut pandang Budha, Bhante Jayaratano pun bercerita tentang gunung Rinjani yang menurutnya merupakan gunung internasional paling kotor. Dia juga berpesan bahwa, semua orang bertanggung jawab akan kelestarian alam ini, akan tetapi yang paling berperan dan paling bisa untuk melakukan perubahan adalah para pencinta alam dengan segala potensinya.
Laporan : Nasrun Abdillah
Editor : Efrina Fitrianingrum
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)




