Wartapalaindonesia.com, Malang — Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Brawijaya (Imapala UB) sukses menggelar kegiatan panjat tebing bertajuk “Moro Manjat 2025: Climbing for Change” pada 7–9 November 2025 di kawasan Lembah Kera, Malang. (13/11/2025).
Kegiatan ini mengusung semangat perubahan melalui keberanian menantang diri sendiri dan menghargai alam.
Acara dibuka dengan sesi materi yang diisi oleh dua pemanjat berpengalaman dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Malang, Amru Solihin dan Mukhlis Murtadho. Keduanya membagikan pengetahuan tentang teknik dasar panjat tebing, keselamatan dalam memanjat, serta filosofi olahraga vertikal yang menekankan keseimbangan antara keberanian dan penghormatan terhadap alam.
Usai sesi teori, peserta mengikuti praktik lapangan melalui tantangan “Challenge Climb to the Top”. Dalam kegiatan tersebut, peserta diuji kekuatan fisik dan mental untuk menaklukkan puncak tebing. Setiap gerakan dan tarikan tali menjadi pembelajaran tentang kepercayaan, kerja sama, serta pentingnya keselamatan.
Ketua pelaksana kegiatan, Ramadanu Imsaqi Vlany, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya senang kegiatan ini membawa dampak positif, tidak hanya bagi peserta tetapi juga lingkungan sekitar. Harapannya, semangat dan nilai-nilai yang didapat bisa terus tumbuh dan menginspirasi generasi selanjutnya,” ujarnya.
Selain fokus pada aktivitas panjat tebing, Imapala UB juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan melalui aksi penanaman pohon dan kampanye menjaga kebersihan area kegiatan. Seluruh peserta diwajibkan membawa kembali sampah pribadi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam.
Peserta mengaku mendapat banyak pengalaman berharga selama kegiatan. Didi dari MPA Jongring Salaka menyebut kegiatan ini “seru dan penuh pelajaran”, sementara Tai Ching dari MPA Nada menilai kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga ajang untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan.
“Kita diajarkan menjaga tebing dan merawat alam agar tetap lestari. Kalau alam rusak, tidak akan ada lagi tempat seindah ini untuk kita panjat,” katanya.
Kegiatan Moro Manjat 2025 menegaskan komitmen Imapala UB untuk mengembangkan potensi mahasiswa melalui kegiatan berbasis alam. Dengan semangat Climbing for Change, kegiatan ini diharapkan menjadi simbol perubahan positif — bahwa keberanian, kerja sama, dan kepedulian terhadap alam adalah kunci menuju masa depan yang lebih baik.
Kontributor || Humas Imapala UB
Editor || Wandi Wahyudi, WI 200223
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)