WARTAPALA INDONESIA

Deforestasi dan Degradasi Hutan di Indonesia

Wartapalaindonesia.com, LINGKUNGAN – Hutan mempunyai berjuta manfaat bagi kelestarian bumi dan manusia, baik secara langsung dan tidak langsung yang telah dikenal secara luas.

Manfaat langsung hutan adalah penghasil kayu dan non-kayu, sedangkan manfaat tidak langsung adalah sebagai pengatur iklim mikro, pengatur tata air dan kesuburan tanah, serta sumber plasma nutfah yang sangat penting bagi kehidupan manusia saat ini dan di masa yang akan datang.

“Hutan ditebang kering kerontang, Hutan ditebang banjir datang, Hutan ditebang penyakit meradang, Hutan-hutanku hilang anak negeri bernasib malang, Hutan-hutanku hilang bangsa ini tenggelam” lirik tersebut adalah penggalan dari lagu Hutanku karya Iwan Fals.

Ia menggambarkan apa yang tengah terjadi di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Polemik deforestasi dan degradasi hutan telah terjadi bertahun-tahun bahkan mengakar di Indonesia.

Menurut Departemen Kehutanan tahun 2015 luas wilayah hutan di Indonesia mencapai 126.094.366,71 hektar. Namun dari tahun 2015 hingga kini, Indonesia kehilangan hutan seluas 684.000 hektar akibat deforestasi dan degradasi hutan.

Indonesia menempati peringkat kedua dunia tertinggi yang kehilangan hutan setelah Brasil.Sedangkan Indonesia disebut sebagai megadiverse country karena memiliki hutan terluas dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia.

Deforestasi dan degradasi hutan merupakan penyebab utama kerusakan sumber daya hutan di Indonesia. Deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia antara lain disebabkan oleh :

  • Kebakaran dan perambahan hutan,
  • Illegallogingdan illegaltradingyang didorong oleh permintaan yang tinggi terhadap kayu dan hasil hutan lainya di pasar lokal, nasional dan global,
  • Konversi kawasan hutan secara permanen untuk pertanian, perkebunan, pemukiman, dan keperluan lain,
  • Penggunaan kawasan hutan di luar sektor kehutanan melalui pinjam pakai kawasan hutan, dan,
  • Pemanenan hasil hutan yang tidak memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan hutan lestari (PHL).

Deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia sebagian besar merupakan akibat dari suatu sistem politik dan ekonomi yang korup, yang menganggap sumber daya alam, khususnya hutan, sebagai sumber pendapatan yang bisa dieksploitasi untuk kepentingan politik dan keuntungan pribadi.

Pertumbuhan industri pengolahan kayu dan perkebunan di Indonesia terbukti sangat menguntungkan selama bertahun-tahun. Namun tidak diimbangi dengan adanya restorasi ekosistem di daerah tersebut.

Tanpa hutan,  kita tidak akan bisa hidup dan tidak akan menjadi lebih baik karena hutan memberikan sejuta manfaat untuk makhluk hidup khususnya manusia sendiri.

Dengan demikian karena pada hakekatnya kita manusia di lahirkan di muka bumi sebagai pencinta alam, maka sudah seharusnya kita menjaga kelestarian hutan yang tersisa di zamrud khatulistiwa.

Jagalah dan lindungilah hutan untuk anak cucu kita mendatang agar tidak terjadi penyesalan dalam diri kita karena tidak pernah berbuat apa-apa

Selamat hari International Day of Forestsselamatkan hutan kita yang masih tersisa. Tabah sampai akhir, pantang kerja tak selesai.

Terhubung dengan PMPA KOMPOS :

  • Instagram : pmpakompos
  • Facebook : PMPA KOMPOS
  • Email : pmpakomposfpuns@gmail.com
  • Web : kompos.fp.uns.ac.id
  • CP : 085725484149 (Rafika Annisa)

Kontributor : Septiono K-555, Herlina Tri Kumalasari K-561 (PMPA KOMPOS)

Editor : A. Phinandhita P.

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

Dokumentasi, PMPA KOMPOS

PMPA KOMPOS

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: