Wartapalaindonesia.com, SOSOK – Laut takkan pernah meninggalkan pantai, sapaan pagi takkan pernah meninggalkan matahari, begitu juga para pencinta alam yang takkan pernah meninggalkan alam. Meski niat untuk masuk di organisasi pencinta alam telah gugur, bukan berarti jiwa untuk menjadi seorang pencinta alam telah gugur. Begitulah sosok yang akan kita kenal kali ini.
Pemilik nama Cyntia Devi Ari yang akrab dipanggil Ndok telah melaluinya. Dengan bekal niat tulus untuk bersahabat dengan sang alam, gadis cantik berkulit putih ini tak segan mewarnai kulitnya dengan peluh berlumpur di bawah terik mentari demi satu bibit tanaman bakau yang tertanam di bibir pantai.
Di Pulau Dewata tepatnya Pulau Serangan, tepat di kanan Pura Sakenan terdapat lahan untuk penanaman mangrove yang telah lama dirintis para pegiat alam se Bali. Termasuk gadis kelahiran Denpasar 15 Maret 1995, yang turut andil sebagai aktivis peduli lingkungan ini tak segan menanam dengan telaten satu per satu bibit mangrove.
Dengan hobi jalan-jalan yang terkesan borju, pemilik rambut lurus ini tercatat sebagai mahasiswi semester 5 jurusan pendidikan matematika FKIP Univesitas Mahasaraswati Denpasar. Bersamaan dengan senyum yang mengembang, Cyntia mengingatkan kita para aktivis untuk selalu bersinergi dengan alam dan menerapkan pelajaran dari alam ke dalam setiap langkah kehidupan kita. Dengan bijak dia berpesan Nilailah seseorang dari segala sisi.
Laporan : A. Phinandhita P.
Editor : Nur Khafidhoh
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
