Khansa Syahlaa Ungkap Perjuangan Beratnya Mendaki Lenin Peak di Kyrgyzstan

WartapalaIndonesia.com, JAKARTA – Pendaki muda Indonesia, Khansa Syahlaa, mengungkapkan pengalaman penuh tantangan saat menjalani ekspedisi pendakian ke Lenin Peak atau Puncak Lenin yang memiliki ketinggian 7.134 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Pegunungan Pamir, Kyrgyzstan. (22/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-21 Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) yang mengusung semangat pembinaan, prestasi, dan penguatan eksistensi pendaki Indonesia di tingkat internasional.

Sepulang dari ekspedisi, Khansa mendapat sambutan dari Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan semangatnya membawa nama Indonesia dalam ekspedisi tersebut.

Khansa mengatakan perjalanan ekspedisi berlangsung sangat seru sekaligus penuh tantangan. Sejak hari pertama hingga hari terakhir, tim harus menghadapi badai salju, suhu ekstrem hingga mencapai minus 27 derajat Celsius, serta medan berat yang menguras kondisi fisik.

Perjalanan dari Camp 1 hingga Camp 3 hampir selalu diterpa badai sehingga setiap langkah harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

“Perjalanannya sangat seru, sangat-sangat menantang, dari hari pertama sampai hari terakhir. Kami terpapar salju dengan kondisi lapangan yang sangat dingin dan sangat capek,” ujar Khansa.

Meski kondisi cuaca ekstrem membuat tim tidak dapat melanjutkan pendakian hingga puncak demi alasan keselamatan, Khansa tetap berhasil membawa dan mengibarkan Bendera Merah Putih pada ketinggian sekitar 6.400 meter di Pegunungan Pamir, Kyrgyzstan, sebagai simbol semangat dan kebanggaan Indonesia di kancah pendakian internasional.

“Kami tidak sampai di puncak dikarenakan kondisi ekstrem tersebut. Tapi kami sangat bangga untuk Indonesia, kami tetap mengibarkan Bendera Merah Putih,” ungkapnya.

Khansa juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, teman-teman, FMI, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama ekspedisi berlangsung.

“Saya sangat-sangat berterima kasih kepada teman-teman, keluarga, FMI, dan seluruh panitia yang sangat suportif terhadap ekspedisi kali ini,” kata Khansa.

Bagi Khansa, perjalanan tersebut bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam menghadapi medan ekstrem. Keberhasilannya mengibarkan Merah Putih di ketinggian 6.400 meter menjadi bukti bahwa semangat pantang menyerah tetap berkobar meski dihadapkan pada cuaca buruk dan risiko tinggi.

Meski belum berhasil mencapai puncak, Khansa menyatakan semangat untuk kembali mencoba tetap ada. Ia berharap dapat kembali melakukan ekspedisi dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

“Insya Allah, kami akan terus berusaha dan kembali mencoba memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Indonesia merdeka dan jaya selalu,” pungkas Khansa Syahlaa. (AA)

Kontributor || Akmal Abdullah, WI 200128
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.