Wartapalaindonesia.com, EKSPLORE – Wonogiri adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Wonogiri memiliki julukan kota Gaplek. Mungkin kebanyaan orang, mengenal Wonogiri hanyalah wisata alam Waduk Gajah Mungkur dan kuliner (bakso).
Ternyata tidak hanya itu, Wonogiri menyimpan banyak wisata alam yang layak dikunjungi. Potensi Pariwisata di Wonogiri sangat banyak tetapi belum terekspose.
Kabupaten ini diapit beberapa kabupaten lainnya. Bagian utara, berbatasan langsung dengan Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo. Disisi timur berbatasan langsung dengan kabupaten Pacitan, Ponorogo dan Magetan.
Sedangkan dibagian selatan, berbatasan dengan pantai selatan. Dan di bagian barat berbatasan dengan Gunung Kidul Provinsi Yogyakarta.
Ibukota Kabupaten Wonogiri adalah Wonogiri. Karena bentang alam kabupaten ini yang bervariasi membuat tempat wisatanya lengkap.
Wisata yang paling terkenal adalah Waduh Gajah Mungkur. Fungsi utamanya untuk memenuhi kebutuhan air warga sekitar. Dan untuk kegiatan petani di sekitar waduk.
Tidak hanya itu, Waduk Gajah Mungkur juga menjadi tempat wisata. Waduk Gajah Mungkur terletak tidak jauh dari pusat Kota.
Beralih ke wisata pantainya. Saat libur panjang, salah satu pantai yang wajib dikunjungi adalah pantai Sembukan. Pantai ini berada di Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri.
Pantai Sembukan memiliki air yang jernih dan juga pemandangan di sekitar pantai sangat indah. Jika ke pantai Sembukan maka jangan lupa mampir ke pantai sebelahnya, yaitu Pantai Nampu, Pantai Banyu tibo dan Pantai Buyutan.
Bagi Anda yang suka tantangan. Silakan kunjungin Wisata Papan Luncur Gantole di Desa Sendang. Untuk ketinggiannya, Anda bisa mencoba dua jenis area. Tahap awal 200 meter dan selanjutnya 400 meter.
Tidak hanya itu saja, Wonogiri juga mempunyai wisata Museum Karst Indonesia. Museum ini terletak di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro. Jaraknya kurang lebih sekitar 38 km ke arah selatan dari kota Wonogiri.
Museum ini dibangun dengan tujuan menyediakan informasi tentang kawasan karst dengan semua pihak untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.
Kawasan Karts ini merupakan bagian dari kawasan karts pegunungan seribu (Gunung Sewu) meliputi Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Pacitan.
Museum Karts dikelilingi berbagai Gua, diantaranya adalah: Gua Tembus, Gua Sendang, Gua Potro Bunder, Gua Luweng Sampan, Gua Gilap, Gua Mrica, dan Gua Sunya Ruri
Setelah wisata alam, selanjutan ke wisata Kuliner di Wonogiri. Pasti pertama kali yang diucapkan saat mendengar Wonogiri adalah bakso.
Memang bakso Wonogiri sangat melegenda, tetapi tidak hanya bakso saja yang Membuat Wonogiri selalu di hati. Ada banyak kuliner yang wajib dicoba ketika pulang kampung atau berkunjung ke Wonogiri.
Sayur Lombok ijo. Dalam bahasa Jawa “jangan lombok ijo”. Jangan artinya sayur, sedangkan ijo adalah cabai keriting berwarna hijau.
Sayur ini merupakan sayur berkuah atau bersantan yang bahan dasarnya cabai hijau dikombinasikan dengan potongan cabai rawit, tempe atau tahu dan pete sebagai bahan pelengkap. Sayur ini menjadi menu sehari-hari masyarakat Wonogiri.
Makanan khas yang pertama kota ini adalah nasi tiwul. Terbuat dari singkong yang dikeringkan lalu ditumbuk. Enak disantap dengan parutan ditambah garam sedikit, rasanya manis-manis gurih.
Makanan khas selanjutya adalah Cabuk. Makanan ini bahannya ampas biji wijen yang dicampur dengan merang padi yang dibakar. Sebelum disantap, cabuk harus dibakar dengan lapisan daun pisang untuk menambah rasa dicabuk.
Makanan yang ini sangat unik, Pidang kambimg adalah dua makanan yang disatukan. Kambing di sini adalah kikil dan jerohan kambing. Biasanya pidang kambing ini dibungkus dengan daun.
Makanan khas yang satu ini pasti Anda sudah tahu dan sering kali menyatapnya, yaitu Ayam panggang atau ayam bakar.
Nah untuk makanan yang satu ini pasti asing di telinga Anda, namaya Geti. Makanan ini salah satu khas Wonogiri terbuat dari gula jawa, jahe dan wijen.
Bagaimana? tertarik berkunjung ke Wonogiri dengan kuliner lezatnya, ditambah wisata alam dan museum karst yang bisa menambah pengetahuan kita tentang konservasi. Yang ngaku Pencinta Alam, wajib tulis dilist eksplorenya!
Kontributor : Darsi Triani ( Mahasiswa STEI SEBI)
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)