Pecinta Alam Indonesia dan Timor Leste Bersinergi

Caption foto: Pengurus SARMMI dan pengurus organiasasi pecinta alam GERHANA dari Timor Leste sedang membahas kerja sama dua pecinta alam dari dua negara (WARTAPALA INDONESIA, Nur Azizah)

Wartapalaindonesia.com, JOGJA – Organisasi Pecinta Alam di Negeri tetangga yakni Timor Leste saat ini dapat dihitung dengan jari begitupun kegiatannya. Hal ini diketahui saat menggelar rapat bersama Pengurus Pusat SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia) secara meeting zoom pada 20 September 2021.

Demikian kata Antoninho Dos Santos Oliveira, Ketua Umum Associação Gerhana-Explora no Prezerva Natureza, Timor-Leste, saat kata sambutan di kegiatan Kordinasi pelaksanaan webinar internasional tentang pecinta alam. Ia jugga mengungkapkan akan minim pengetahuan, padahal peran pecinta alam untuk generasi muda tangguh.

Antoninho juga menyebutkan, potensi bencana alam di Timor Leste tergolong banyak dan sering terjadi dan lembaga SAR dan organiasasi yang bergerak di bidang relawan bencana belum ada. Namunj setiap ada bencana alam, anggota Gerhana langsung ke lokasi bencana, tetapi karena masih banyak keterbatasan, anggota Gerhana kerap kewalahan. “Untuk itulah kami perlu pendampingan dari SARMMI,” singkat Antoninho.

Kaprodi Gerhana, Dwi Novi Lestari juga menceritakan, aktivitas Gerhana tergolong padat. Selain rutin menyelenggarakan kegiatan internal untuk meningkatkan kualitas anggota, juga memberikan edukasi kepada para pendaki di Timor Leste tentang larangan membuang sampah dan memetik bunga Eidelweiss.

“Gerhana senantiasa siaga bencana, serta secara berkala melakukan pengawalan bagi ribuan umat katolik yang berziarah ke gunung-gunung tertentu di Timor Leste. Umat yang melakukan ziarah, sebagian lanjut usia, sedangkan medan yang mereka daki tergolong ekstrim, banyak ular, suhunya dingin dan hujan kerap turun tiba-tiba,” ujar Dwi.

Lebih lanjut Dwi juga mengungkap pemuda atau organisasi Pecinta Alam di Timor Leste sangat ingin berperan aktif didalam penyelamatan lingkungan Hidup dan juga akan berbepan aktif soal bencana alam yang kerap terjadi. Dan melalui kegiatan berhatap akan melahirkan generasi yang berkarakter.

“Kami memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan umat yang berziarah, serta korban bencana alam di Timor Leste. Melalui kegiatan pecinta alam, kami juga ingin berperan aktif melahirkan generasi muda yang berkarakter untuk membangun masa depan negara kami,” paparnya.

Merespon motivasi kuat Gerhana untuk memajukan kegiatan pecinta alam, serta menjadi pelopor berdirinya SAR dan kerelawanan di Timor Leste, ketua umum SARMMI, Adri Hendra Febriansyah menyatakan SARMMI bersedia melakukan pendampingan.

Tiga belas orang Pengurus Pusat SARMMI yang menyertai Adri Hendra pada zoom meeting yakni Muh. Alfatih, Slamet Widodo, Aris Munandar, Ade Putra Ode Amane, Fadlik Al Iman, Rinanto, Ahyar Stone, Fafa, Ilham, Tia Septyani, Lita Chaniago, serta Rani Puspina, juga mendukung kebijakan SARMMI melakukan pendampingan.

Menurut Adri Hendra, mendampingi GERHANA merupakan bentuk tanggung jawab sosial SARMMI agar aktivitas pecinta alam tambah berkualitas dan bermanfaat. Juga komitmen SARMMI terhadap masalah kemanusiaan. “SARMMI akan totalitas dalam pendampingan untuk membangun kegiatan kemanusiaan di Timor Leste,” tegas Adri Hendra.

Untuk merealiasaikan, SARMMI dan GERHANA sepakat menyelenggarakan beberapa kali Webinar Internsional secara serial. Tiap seri, topik yang disampaikan berbeda, namun tetap bersambungan dengan seri lainnya. Materi tiap webinar akan dibahas bersama-sama.

Sebagai langkah awal, Gerhana dan SARMMI sepakat menyelenggarakan Webinar Internasional yang akan dilaksanakan pada 25 September 2021.  Bertindak sebagai narasumber adalah dua personil SARMMI yakni Ahyar Stone dan Fadlik Al Iman.

Ditambahkan Ahyar Stone adalah anggota Dewan Pengarah SARMMI. Anggota Luar Biasa Mapala UMY. Ia juga menjabat Direktur Wartapala Indonesia KP Yogyakarta.  Judul materi akan disampaikannya adalah“Pecinta Alam : Apa & Bagaimana”

Sedangkan Fadlik Al Iman merupakan ketua SARMMI Bidang Komunikasi dan Informasi. Anggota Luar Biasa Stacia UMJ.  Fadlik akan menyampaikan materi berjudul “Manifesto Kode Etik Pecinta Alam Pada Era Milenial”. Baik pihak Gerhana maupun SARMMI, sama-sama berharap Webinar Internasional ini sukses, serta memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste.

Diketahui ikut mendampingi Antoninho, Gerhana Organisasi Pecinta Alam Timor Leste, pada rapat yang menghubungkan dua organisasi pecinta alam dari dua negara bertetangga ini, didampingi jajaran pengurus Gerhana yakni Ermelinda, Dwi Novi Lestari, Leonia Alves de Gloria, Vitalina Maria Flavia, Liliana Freitas, Julia Sequiera Mendes, serta Nove Letter.

Kontributor || Nur Azizah, WI KP Jogja

Editor || Soprian Ardianto, WI 200136

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: