Pengibaran Bendera dan Aksi Lingkungan Hebohkan Gunung Semeru

Himakpa ITN Malang menyelenggarakan upacara bendera di Gunung Semeru untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia, Rabu (4/9). (WARTAPALA INDONESIA/ Azhar Danii)

Wartapalaindonesia.com, MALANG – Hiruk pikuk Gunung Semeru yang selalu ramai telah menjadi hal yang lumrah, namun ada yang berbeda di tanggal 16, 17, dan 18 Agustus 2019. Kuota pendaki di tanggal tersebut telah penuh sekitar 2 bulan sebelumnya.

Memang ada yang berbeda, sebab terdapat agenda menarik dari Himpunan Mahasiswa Teknik Pencinta Alam (Himakpa) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Pasalnya mereka merupakan fasilitator upacara pengibaran bendera merah putih di Gunung Semeru.

Dalam memeriahkan hari kemerdekaan tersebut HIMAKPA menyiapkan agenda lain selain upacara. Diantaranya lomba kemerdekaan, pendataan jalur pendakian Semeru, dan kampanye aksi lingkungan yang menekankan kesadaran pada kawasan konservasi, yang perlahan mulai digerus untuk pemanfaatan lahan wisata.

Upacara pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2019 berada di dua lokasi yakni di Ranu Kumbolo dan Kalimati.

Setelah upacara berjalan dengan khidmat di dua lokasi tersebut, teman-teman dari Himakpa membentangkan spanduk yang telah disiapkan sebelumnya bertuliskan “Lestarikan!!! Tolong Tuan Berhenti Mengeksploitasi, Alam Bukan Lahan Investasi”.

Spanduk sepanjang 20 meter ini dibentangkan oleh ratusan pendaki di Ranu Kumbolo. Lalu dilakukan pengambilan foto bersama sebagai wujud nyata dukungan mereka dan menunjukkan bahwasanya kita masih berjuang, juga kita masih ada selama kebijakan untuk alam dapat dipermainkan seenaknya, serta suara “Salam Lestari” dan “Cagar Alam Harga Mati!” dengan lantang terdengar dan menggema di gunung Semeru hari itu.

Kemudian lomba-lomba kemerdekaan diadakan, lomba tarik carmantle dan lomba lari kelereng yang menarik antusias pendaki sangat memeriahkan hari kemerdekaan di Gunung Semeru. Semangat perjuangan, rasa kekeluargaan, dan kehangatan mentari yang menyinari, diselimuti dengan dinginnya hawa gunung sangat kental terasa, sungguh moment yang jarang ditemui di perkotaan.

Keesokan harinya, 18 Agustus rombongan HIMAKPA kembali turun ke Ranu Pani dan memeriahkan jambore musik kemerdekaan yang digelar oleh Gimbal Alas Indonesia. Masih sehari bermalam di Ranu Pani, masih ada kesempatan menikmati dinginnya hawa dataran tinggi dan keramahan masyarakat Ranu Pani.

Pengalaman yang membangkitkan rasa nasionalisme dan menyadarkan akan pentingnya kelestarian alam dirangkai dengan rapi kedalam sebuah kegiatan di hari kemerdekaan di Gunung Semeru. Ini merupakan pengalaman yang benar-benar tidak terlupakan.

Catatatan kegiatan Himakpa, 14-19 Agustus 2019.

Kontributor || Azhar Danii, WIJA Malang

Editor || Dewi Ayuningtyas WI 190042

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: