12 Tahun Tragedi Lumpur Sidoarjo

Papan pengingat Tragedi lumpur Sidoarjo. (WARTAPALA INDONESIA/ Alfun Salam)

Wartapalaindonesia.com, PERSPEKTIF – Selama 12 tahun lumpur Sidoarjo terus menunjukkan keaktifannya, selama 12 rahun juga warga Porong memulai kehidupan baru, tepat 29 Mei 2006 yakni 12 tahun masyarakat Porong merasakan langsung dampak semburan lumpur ini.

Tidak hanya membuat lingkungan berubah dengan drastis namun dampak sosial juga sangat terasa, seluruh warga desa yang terendam lumpur harus pindah ke tempat yang lebih layak, mereka harus memulai kehidupan dengan lingkungan yang baru pula.

Fahmi pria asli desa Siring, Porong yang sejak 2009  harus pindah dan merelakan rumahnya terendam lumpur, usaha yang dinilainya sudah cukup baik juga harus dimulai lagi dari awal lagi, tetangga yang dulunya ada disekitar rumahnya saat ini harus berpisah dan sama-sama memulai hidup barunya masing-masing.

Itulah salah satu dampak soaial yang sanagat nyata dialami warga. Lumpur Sidoarjo mengakibatkan banyak masalah sosial, ekonomi, kesehatan dan lain sebagainya.

Dari sudut pandang lingkungan juga punya banyak dampak negatif, dari bau gas yang sampai saat ini masih sangat tercium baunya, tanah sekitar yang nampak tandus dan panas, bahkan hasil pembuangan lumpur yang dibuang di daerah Tlocor sekarang tidak sengaja menjadi pulau, Pulau Lusi namanya diambil dari kata Lumpur Sidoarjo. Hal ini tentunya membuat ekosistem baru dan merusak ekosistem lama yang sudah ada.

Tampaknya meski 12 tahun sudah semburan lumpur Sidoarjo, belum sepenuhnya selesai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan lembaga-lembaga terkait mengenai pengendalian lumpur ini.

Disisi lain semburan lumpur panas Sidoarjo ini menjadi satu-satunya di dunia oleh karena itu banyak peneliti-peneliti luar negeri yang datang kesini, selain para peneliti juga nantinya Pemkab Sidoarjo akan menjadikan semburan lumpur panas ini akan menjadi  objek Wisata Geologi, namun tentunya setelah masalah-masalah yang dialami tuntas, dan menjadikan warga korban semburan lumpur ini bisa mengambil manfaat dari objek Wisata Lumpur Sidoarjo.

Kontributor || Alfun Salam

Editor || Alton Phinandhita

bagikan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan