Pasca Longsor Ponorogo, Pencinta Alam Lakukan Trauma Healing

Wartapalaindonesia.com, PONOROGO – Proses evakuasi longsor Ponorogo dihentikan. Kemarin sore (12/4) alat-alat berat ditarik dari Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Sekarang fokus pada pemulihan pasca bencana, terutama pemulihan psikologis korban terdampak longsor. Beberapa tim relawan saat ini memberikan trauma healing pada korban dan pengungsi.

Relawan yang terdiri dari SAR Surabaya, Perhimpunan Pecinta Alam Daerah Istimewa Yogyakarta (PPA DIY), Solo, dan Ponorogo, menerjunkan tim untuk trauma healing dan pencarian data korban.

“Saat ini fokus utama relawan gabungan adalah rehabilitasi kondisi korban. Terutama anak-anak, korban yang kehilangan anggota keluarga, maupun korban yang terdampak langsung longsor,” kata Koordinator Posko SAR Surabaya, Romadhon Arif.

Relawan ini terjun ke posko pengungsi untuk membantu memulihkan kondisi psikologis korban. Mereka memberi hadiah, mangajak bermain dan belajar, maupun kegiatan bersama para pengungsi. Selain itu juga diadakan pemutaran film yang disambut baik oleh pengungsi.

Selain memberikan bantuan psikologis, relawan juga melakukan pencarian data korban. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemberian bantuan.

Saat ini korban longsor berada di posko pengungsian yang tersebar di beberapa titik sekitar lokasi yang aman. Seperti rumah kepala desa, sanak keluarga, dan tetangga.

Rumah korban terdampak longsor sedang dalam pembangunan oleh TNI. Rencananya rumah ini akan ditempati oleh korban yang kehilangan rumah.

Menurut sumber dari SAR Surabaya, terdapat 28 korban meninggal. Ada 4 korban yang ditemukan. Korban lainnya masih tertimbun. Longsor ini mengakibatkan puluhan rumah rusak. Sampai Jumat ini (14/4) tercatat 435 pengungsi.

Kontributor : Ragil Putri Irmalia

Editor : Ahmad Nur Fuad

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.