Caption foto: Simbolis penyerahan paket pangan oleh Tim ACT Jember. (WARTAPALA INDONESIA/ Uzlatussakinah)
Wartapalaindonesia.com, LUMAJANG – Erupsi Gunung Semeru mengakibatkan warga Desa Supiturang terdampak. Diantaranya terdapat lima dusun yang telah terdampak, yakni Dusun Sumbersari, Tanggul Bondeli, Gumuk Mas, Curah Kobokan, dan Dusun Umbulsari.
Desa Supiturang memang berada di lereng Gunung Semeru, sehingga terpaksa harus diungsikan sejak empat hari lalu. Warga Supiturang dievakuasi di tujuh titik posko, yakni di posko induk Kamar Kajang, SDN 04 Supiturang, SDN Oro-oro Ombo 02, Balai Desa Supiturang, Posko Tanggul Bodeli, Posko GN. Sawur, dan Posko Kajar Kuning.
Total pengungsi sekitar 300 jiwa. Tidak semua warga mengungsi di posko yang telah disediakan, dengan alasan beberapa factor. Meski begitu mereka tetap siaga, dan tidak dapat mencari nafkah seperti biasa.
“Sejak hari pertama kejadian erupsi gunung semeru, ACT Jember, MRI Lumajang, dan DERM Jember, ditugaskan untuk berangkat langsung ke TKP dan membantu warga di sini. Kami terus koordinasi dengan tim BPBD, dan BASARNAS. Banyak warga dievakuasi di posko, namun ada beberapa yang tetap siaga di rumah. Terlepas dari itu warga tetap membutuhkan bantuan bahan pangan, karena tidak dapat bekerja,” jelas Halimatus Sa’diyah, MRI Lumajang.
Sejak kemarin hingga hari ini (7/12) tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jember bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lumajang, telah membagikan ratusan bantuan paket pangan gratis kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Paket pangan berisikan beras, minyak, gula, kecap, makanan instan, dan biskuit tersebut merupakan bantuan dari mitra Pertamina yang disalurkan melalui ACT Jember.
“Alhamdulillah, paket pangan ini titipan dari dari mitra Pertamina, untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Sampai hari ini kami telah membagikan 300 paket pangan gratis, dan semoga akan ada paket pangan bantuan dari donatur lainnya. Selain bahan pangan, para pengungsi juga membutuhkan tenda, terpal, selimut, obat-obatan, dan masker. Jadi kami berharap agar masyarakat peduli dan ikut andil menyalurkan bantuan kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru,” jelas Dani Ardissa, Staff Program ACT Jember.
Tim ACT Jember, Disaster Emergency Response (DERM) Jember berseta MRI Lumajang terus berada di lokasi hingga waktu yang belum ditentukan. Meski lelah, mereka harus tetap siaga membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Mulai dari membagikan masker, membagikan paket pangan, mengevakuasi warga, memasak di dapur umum, membagikan makanan, dan mendampingi para pengungsi agar tetap tenang di kondisi saat ini.
Selain itu mereka juga tetap siaga membantu tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan tim Badan SAR Nasional (BASARNAS). Meski saat ini Gunung Semeru terpantau aman, namun jika cuaca mendung seluruh tim yang bertugas bersiap siaga.
“Kita bisa memantau kondisi aktivitas Gunung Semeru dari sirine, nah untuk saat ini kondisinya aman, tapi jika cuaca mulai mendung kembali, semua tim harus bersiap siaga,” jelas Dewa Arya, tim BASARNAS.
Kontributor || Uzlatussakinah WI 200047
Editor || Danang Arganata, WI 200050
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)