Air Terjun Siringo, Pesona Alam Tersembunyi di Hutan Silahisabungan Dairi

Caption foto : Landscape air terjun Siringo (WARTAPALA INDONESIA, Dohu Lase) 

Wartapalaindonesia.com, SUMATERA UTARA – Belum lengkap rasanya berkunjung ke Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatra Utara, tanpa singgah ke Air Terjun Siringo.

Air terjun ini berada di Desa Silalahi II. Untuk mencapai lokasinya, dari Tugu Raja Silahisabungan, pengunjung lurus ke arah PLTA Renun dan terus lagi sekira lima kilometer.

Setelah melewati jembatan dan menemukan plang bertuliskan “Anda Memasuki Kawasan Perikanan”, perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki menanjaki jalan setapak yang dibangun BUMDes setempat.

Suasana air terjun ini sendiri masih alami, berada di tengah-tengah hutan pinus, airnya berwarna kemerahan.

Oleh warga setempat, Air Terjun Siringo kerap disebut Air Terjun Tujuh Tingkat, karena memang terdiri atas tujuh level. Walau memiliki tujuh level, tetapi akses jalan setapak dan tangga hanya ada hingga level empat.

Sementara, untuk menuju level lima hingga tujuh (puncak), medan yang dilalui sangat menantang lantaran terjal dan harus menerobos semak belukar. Jenis wisata yang digemari kalangan pendaki gunung dan petualang alam liar.

“Air terjun ini banyak didatangi baru semenjak akses jalan menuju tempat ini dibuka dan diaspal,” ujar Bona Pintubatu, pemuda setempat kepada awak Wartapala Indonesia saat dihubungi, Kamis (6/5/2021).

Pengunjung, lanjut Bona, didominasi kalangan anak-anak muda. Kebanyakan dari mereka terhenti hingga level empat, di mana suguhan panorama air terjun setinggi kira-kira 30 meter berada.

Aktivitas mereka terutama ialah berburu spot foto alam dan bercengkerama.

“Air terjun ini sebetulnya belum resmi dibuka sebagai objek wisata, sehingga untuk masuk, belum dipungut biaya retribusi,” kata Bona.

Bona berpesan, bagi warga yang ingin mengunjungi Air Terjun Siringo, supaya tidak mengotori kawasan air terjun, baik dengan sampah, maupun perbuatan maksiat, serta waspada akan musim penghujan.

“Kedalaman telaga di bawah air terjun level empat ada sekitar lima meter. Jadi, untuk pengunjung yang tidak tahu berenang, kami anjurkan tidak usah coba-coba berenang. Apalagi mengingat arusnya cukup deras,” pungkas Bona.

Kontributor || Dohu Lase

Editor || Alton Phinandhita Prianto, WI 150001

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: