Caption foto: Anggota Tim 2 saat foto bersama di lokasi terdampak, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (sumber foto: Fajar Robial). (WARTAPALA INDONESIA/ Muhammad Andreza Merraldo)
Wartapalaindonesia.com, JAKARTA – Selasa, 9 Februari 2021, Forum Pusat Kordinasi Daerah (PKD) Mapala se-Jabodetabeka sangat antusias dalam ikut membantu penanganan bencana yang melanda beberapa daerah di Indonesia.
Sikap kepedulian tersebut dibuktikan dengan digelarnya aksi penggalangan donasi di beberapa titik wilayah setelah kejadian bencana, hingga melakukan aksi serentak untuk turun ke jalan pada Sabtu, 23 Januari 2021 untuk menggalang dana, sekaligus penutupan donasi.
Terhitung donasi yang terkumpul adalah sebesar Rp. 51.552.000. Dari total donasi tersebut akan dibagi dua untuk korban bencana di Sulawesi barat dan Kalimantan Selatan.
Memiliki jiwa sosial tinggi tidak berhenti di penggalangan dana saja, PKD Mapala Jabodetabeka juga mengutus tim relawan untuk berangkan ke dua daerah yang terdampak bencana. Pemberangkatan tim relawan guna mencapai tujuan dari kawan-kawan Mapala se-Jabodetabeka, yaitu menyalurkan bantuan dengan baik dan tepat sasaran kepada masyarakat yang memang terdampak.
Tim relawan berangkat pada 29 Januari 2021 melalui transportasi darat. Sampai di Surabaya, tim yang sudah dibentuk yakni Tim 1 Kalimantan Selatan dan Tim 2 Sulawesi Barat berpisah di Pelabuhan Tanjuk Perak.
Tim 1 beranggotakan Cengkeh, Sode, Markus dan Bayu, sedangkan Tim 2 beranggotakan Pongo, Alex, Kiting, Babay dan Analoke.
Sesampainya Tim di daerah tujuannya masing-masing, mereka langsung melaksanakan tugasnya dengan baik.
Saat sampai di Kalimantan Selatan, Tim 1 langsung melakukan assesment dan droping logistic pada Selasa, 2 Februari 2021. Droping logistik ini berlokasi di daerah Kabupaten Barito Kuala, tepatnya di RT.02 dan 03 Desa Samporna. Tim melakukan droping door to door ke warga yang masih bertahan di rumah yang masih terendam banjir.
Tidak hanya itu, Tim 1 juga mendistribusikan logistik dari donasi kawan-kawan PKD Jabodetabeka ke Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Paku Alam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar pada Kamis, 4 Februari 2021. Dilanjut pada Sabtu-Minggu, 6-7 Februari 2021, tim bergerak ke daerah Hulu, tepatnya di RT.04 Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Tim melakukan droping logistik serta memberikan trauma healing untuk anak-anak kecil di sana.
Begitu juga dengan Tim 2 yang bergerak di daerah Sulawesi Barat. Mereka menembus hutan, jalan yang terjal serta tertimbun longsor untuk mendatangi pemukiman yang terisolir di wilayah Mamuju. Hal tersebut dilakukan guna menjalankan amanah dari kawan-kawan Mapala Jabodetabeka tadi. Dengan logistik berat yang dibawa dari kota, mereka salurkan ke Dusun Ulu Taan, Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Tidak hanya di Mamuju, Tim 2 juga bergerak di Kabupaten Majene. Mereka melakukan droping logistik bersama teman-teman PKD Sulawesi Barat pada Rabu, 3 Februari 2021.
“Secara umum, kebencanaan adalah sebuah teguran untuk kita sebagai manusia. Namun bencana ini juga merupakan sekolah pembentukan karakter, baik untuk manusia yang masih mau sibuk dengan kebencanaan, baik relawan yang turun langsung di kebencanaan ataupun teman-teman yang turun untuk menggalang donasi. Semoga bencana ini segera berlalu dan menjadikan masyarakat terdampak menjadi lebih baik lagi untuk ke depannya,” ujar Luthfi Muharram , Cengkeh sapaan akrabnya selaku Kordinator PKD Jabodetabeka
Kontributor || Muhammad Andreza Merraldo (Jamu)
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)