Aksi Solidaritas Organisasi Pencinta Alam Kalimantan Barat

Wartapalaindonesia.com, PONTIANAK – Aliansi Organisasi Pencinta Alam Kalimantan Barat adalah wadah yang di bentuk berdasarkan hasil diskusi dan kebutuhan kawan-kawanOrganisasi Pencinta Alam, aliansi ini merupakan wadah sebagai ruang diskusi dan forum silaturahmi untuk Organisasi-Organisasi Pencinta Alam yang ada di Kalimantan Barat, baik itu dari kalangan Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA), Siswa Pencinta Alam (SISPALA), dan Kelompok Pencinta Alam (KPA).

Gerakan awal Aliansi Organisasi Pencinta Alam Kalimantan Barat adalah dengan mengajak organisasi-organisasi pencinta alam yang ada di Kota Pontianak untuk turut serta dalam melakukan Aksi Solidaritas Atas Gugurnya Peserta The Great Camping Ke XXXVII Mapala UNISI, Universitas Islam Indonesia Yogjakarta.

Beberapa organisasi pencinta alam yang tergabung dalam aliansi ini sangat mendukung agarAliansi Organisasi Pencinta Alam Kalimantan Barat ini dapat terbentuk sebagai ruang pertemuan dan silaturahmi untuk semua organisasi pencinta alam yang ada di Kalimantan Barat. Karena memang di Kalimantan Barat sendiri organisasi pencinta alam tidak memiliki forum dan ruang untuk mempertemukan semua organisasi pencinta alam.

Aksi Solidaritas Organisasi Pencinta Alam Kalimantan Barat ini dilakukan pada tanggal 29 januari 2017. Aksi tersebut merupakan aksi simpatik dan bentuk rasa dukacita atas gugurnya peserta the great camping ke XXXVII Mapala UNISI, Universitas Islam Indonesia Djogjakarta.

Serangkaian aksi tersebut dilakukan di bundaran digulist Untan depan pos polisi pada pukul 15.30, aksi tersebut berupa kampanye dengan melakukan orasi untuk menyampaikan pesan moral dalam merubah paradigma berpikir masyarakat tentang organisasi pencinta alam dengan adanya isu tentang #MAPALAPEMBUNUH yang sangat viral di media sosial.

Ditambah pemberitaan media dan surat kabar saat ini bahwa MAPALA UNISI, Universitas Islam Indonesia Djogjakarta telah melakukan tindak kekerasan hingga menyebabkan kematian.

Walau keadaan sore itu dengan hujan rintik-rintik peserta aksi tetap semangat, namun kegiatan terpaksa di hentikan pada pukul 16.35 karena hujan yang semakin deras.

Pada pukul 18.15-18.45 wib di ruang kelas Universitas Muhammadiyah Pontianak aksi di lanjutkan dengan melakukan doa bersama untuk ketabahan dan kesabaran keluaraga alm. Muhammd Fadli, alm.syait Asyam, dan alm.Ilham Nur Padmy Listia Adi serta seluruh panitia the great camping ke XXXVII Mapala UNISI dan Pencinta Alam Seindonesia, agar tetap diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menyikapi permasalahan saat ini dan aksi dilanjutkan dengan menghidupkan 100 lilin yang diselingi pembacaan puisi.

Koordinator lapangan aksi, (Jevry) mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk protes kami yang ada di organisasi pencinta alam, kepada media dan kalangan masyarakat yang saat ini melakukan tuduhan bahwa kami organisasi pencinta alam adalah organisasi pembunuh.

Padahal jika kita flashback dan melihat fakta-fakta terdahulu dalam sejarah pekembangan indonesia, bahwa organisasi pencinta alam ikut serta dalam mewujudkan cita-cita masyarakat indonesia agar indonesia menjadi bangsa yang demokrasi, kegaiatan-kegiatan positif lainnya.

Bisa kita lihat bahwa sampai saat ini organisasi pencinta alam merupakan garda terdepan ketika indonesia ini terkena bencana, hal ini kita lihat dari beberapa bencana besar yang terjadi di indonesia, organisasi pencinta alam selalu ikut andil dalam melakukan pencarian dan penyelamatan tersebut.

Organisasi pencinta alam juga ikut berkontribusi dalam menyikapi permasalahan lingkungan saat ini baik itu dari kegiatan konservasi, dan kegiatan-kegiatan pengawalan untuk wilayah degradasi, dan kegiatan-kegiatan tersebut sangat di apresiasi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan memberikan ruang dalam lomba wana lestari kategori Kelompok/Organisasi Pencinta Alam.

Pendidikan dasar merupakan syarat mutlak yang harus diikuti oleh calon anggota untuk bisa bergabung dalam sebuah organisasi pencinta alam, agar kader-kader baru tersebut mampu menjalankan roda organisasi dan mampu bertanggung jawab pada saat melakukan kegeiatan apalagi kegiatan-kegiatan yang ada di organisasi pencinta alam selalu bersinggungan dengan kegiatan alam bebas yang kondisi cuacanya tidak pernah ketahui.

Melaluai pendidikan dasar inilah calon anggota akan diberikan materi-materi tentang kepencinta alaman, kemanusiaan, dan materi Search adn Rescue (SAR), dengan dua pengelompokkan kegiatan, yang pertama itu pemberian materi indoor, dan kegiatan kedua adalah aplikasi materi dalam bentuk outdoor.

Kegiatan-kegiatan tersebut juga harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kurirkulim pendidikan dasar.

Setiap organisasi pencinta alam pasti mempunyai SOP dan kurikulim pendidikan, untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan dalam berkegiatan di alam bebas.

Masyarakat harus mengetahui hal ini, agar tidak dengan mudah dalam memberikan izin dan harus mengetahui dengan siapa anak nya akan melakukan kegiatan alam bebas, kami yang di organisasi pencinta alam saja yang sudah mengatur sedemikian rapinya dalam memanajemen perjalanan dan melakukan perhitungan dalam rumus diagram danger saat ingin berkegiatan di alam bebas masih bisa terkena musibah dan kecelakaan apalagi mereka yang tidak menguasai keahlian tersebut.

Namun ketika musibah tersebut hingga menyebabkan kematian, maka kita kembalikan lagi pada takdir sang pencipta yang memberikan dan mengambil kehidupan kita. Ujar Jevry selaku kordinator lapangan aksi solidaritas organisasi pencinta alam kalimantan barat.

Kontributor : Aliansi OPA Kalbar

Editor : Ragil Putri Irmalia

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Dokumentasi

Aliansi OPA Kalbar lakukan Aksi Solidaritas untuk Mapala UII
Aliansi OPA Kalbar lakukan Aksi Solidaritas untuk Mapala UII
Aliansi OPA Kalbar lakukan Aksi Solidaritas untuk Mapala UII,  di bundaran digulis depan pos polisi Untan (29/01/17). WARTAPALAINDONESIA/ Aliansi OPA Kalbar
Aliansi OPA Kalbar lakukan Aksi Solidaritas untuk Mapala UII, di bundaran digulis depan pos polisi Untan (29/01/17). WARTAPALAINDONESIA/ Aliansi OPA Kalbar

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.