Anggota Muda Mapala Marabunta Bersemangat Ikuti Daki Wajib

Caption foto: Foto bersama peserta Daki Wajib dan pendamping. (WARTAPALA INDONESIA/ Mohammad Tofan)

Wartapalaindonesia.com, PALU – Daki Wajib adalah kegiatan rutin tiap tahun yang diadakan oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Marabunta Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako.

Mapala Marabunta sendiri merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dimana ketika ingin tergabung di dalamnya maka terdapat proses yang harus dilalui. Salah satunya adalah pengambilan nomor registrasi anggota (Daki Wajib), dari anggota muda menjadi anggota penuh.

Daki Wajib adalah salah satu bentuk pendidikan untuk kenaikan jenjang menjadi anggota penuh Mapala Marabunta. Biasa disebut sebagai proses akhir dari pendidikan, untuk mengimplementasikan segala materi yang telah dipelajari selama mengikuti tahap-tahap pendidikan dalam organisasi Mapala Marabunta.

“Selain untuk proses pendidikan, Daki Wajib adalah kegiatan yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan alam. Diharapakan semua anggota yang mengikuti kegiatan Daki Wajib lebih menancapkan jiwa melestarikan dan mencintai alam, sebagai anugerah Tuhan Yang Maha kuasa serta berbakti dan berguna untuk masyarakat,” tutur Fahri Hidayat, Ketua Umum Mapala Marabunta.

Peserta Daki Wajib tahun ini berjumlah 12 orang dan pendamping peserta sejumlah orang ,yang dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap). Korlap team tahun ini yaitu Novri Tape, anggota Mapala Marabunta yang bergerak di divisi Gunung Hutan yang berpengalaman.

Daki Wajib tahun ini dilaksanakan selama tiga hari, pada 23-25 November 2020 di Gunung Nokilalaki yang terletak di Kabupaten Sigi. Dengan vegetasi hutan yang cukup baik, dipadati pepohonan yang sangat asri dan beragam jenis.

Salah satu pohon yang ada di Nokilalaki ialah Eucalyptus, pohon yang tingginya mencapai sekitar 100 meter. Pohon ini biasa kita temukan di jalur pendakian Nokilalaki, dari shelter satu sampai pos antara jalur pendakian.

“Jalur pendakiannya lumayan terjal dan menantang, banyak bebatuan serta tanjakan yang sangat menantang di tiap perjalanan, ketinggian puncaknya 2355 Mdpl,” ujar Novri.

Peserta Daki Wajib sangat bersemangat untuk menjalani semua proses dan materi yang diberikan oleh para pendamping.

“Dari sejumlah dua belas peserta, empat orang diantaranya adalah srikandi Mapala Marabunta yang sangat tangguh, pemberani serta luar biasa,” ungkapnya.

Novri mengatakan bahwa usai melakukan Daki Wajib, semua peserta menjadi lebih dewasa dan siap meneruskan Mapala Marabunta ke arah yang lebih baik lagi.

Kontributor || Mohammad Tofan, WI 200207

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: