Wartapalaindonesia.com, MAGELANG – Sabtu (12/5/2018) Divisi Rafting Mahasiswa Walisongo Pencinta Alam (Mawapala) UIN Walisongo Semarang melakukan pendidikan lanjut (DIKJUT) sebagai bagian dari masa bimbingan setelah melakukan pendidikan dasar pencinta alam Mawapala.
Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu sampai minggu (12-13 mei) di sungai Progo atas (dengan grade 3) dan sungai Elo (dengan grade 3) di Magelang.
Peserta sejumlah 13 orang, 4 orang dari kader divisi rafting yaitu Atsnan Mahmudi (Tripan), Muhammad Hisyam (Tatang), Yolla (Cemplan) dan Dwi Uji Hastuti (Rakuti), 6 orang dari pendamping yaitu Faqo Difai (One poko), Rahmah Devi Aninda (Jumar), Nandi Setiawan (Kijang), Vina Naviatul Ulum Al-Aziva (Pelem), Hanna Ni’matul Izza (Celup), dan Solikhati Ayuningtyas (Rakiti).
Lalu instruktur 3 orang yaitu kepala divisi, Fachri Khusaini (Kancil), Muhammad Arif Mustofa (Kelek), Wina Inayati (Pecel). Menggunakan dua perahu, satu perahu untuk peserta dikjut dan satunya untuk pendamping juga sebagai rescue.
Pada hari sabtu siang pukul 11.00 WIB melakukan pemberangkatan menuju lokasi, sampai disana langsung mengurus perizinan kegiatan dan penyiapan tempat istirahat menggunakan tenda dome. Setelah selesai istirahat, sholat dan makan. Malamnya briefing untuk besok dan langsung istirahat.
Minggu pagi, setelah melakukan persiapan, bersama-sama melakukan pergengan badan dengan senam, dan menuju sungai Progo atas, sampai disana dilakukan pengecekan alat pengarungan baik perahu maupun perlengkapan lainya.
Lalu melakukan renang jeram guna mengecek apakah perlengkapan yang telah dipakai untuk mengarung sudah aman. Setelah itu aplikasi dayungan, yaitu dayungan awak perahu dan dayungan skipper, aplikasi rescue (flip-flop), juga aplikasi pemetaan jeram di jeram “S”. Kegiatan pengarungan selesai di sungai Progo atas sampai pukul 15.00 WIB.
Setelah itu dilanjut pengarungan lagi di sungai Elo karena kondisi sungai Progo atas yang debit airnya kurang, maka diputuskan untuk pindah sungai. Di sungai Elo aplikasi materi Dayungan lagi untuk memaksimalkan kemampuan dayungan bagi kader.
Kegiatan berlangsung sampai pukul 18.00 WIB. Setelah itu kembali ke tempat camp dan persiapan untuk pulang. Setibanya di tempat camp, peserta langsung bersiap dan melakukan perjalanan kembali ke basecamp Mawapala.
Muhammad Arif Mustofa selaku instruktur berharap, “peserta dikjut bisa paham dan bisa mengaplikasikan materi. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan bisa mengembang generasi rafting Mawapal yang lebih baik.”
Kontributor || Mohammad Arkham Zulqirom Putra
Editor || A. Phinandhita P.
Dokumentasi || Mahasiswa Walisongo Pencinta Alam (Mawapala) UIN Walisongo Semarang
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)