Caption Foto : Relawan Mapala Unamin Kota Sorong, membersihkan Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Kota Sorong. Relawan berharap siswa dapat secepatnya kembali belajar di sekolahnya. (WARTAPALA INDONESIA / Dok. Mapala Unamin)
WartapalaIndonesia.com, Sorong – Hujan dengan insentitas tinggi yang turun tanpa henti selama 10 jam, membuat Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, yang memang berada di daerah rawa, direndam banjir hebat.
Terpantau, hujan mulai turun pada Senin malam hari. (22/8/2022). Hingga Selasa dini hari. (23/8/2022)
Ketinggian air rata-rata mencapai dada orang dewasa. Ribuan rumah terendam. Termasuk beberapa sekolah dan fasilitas umum lainnya.
Guna memulihkan pendidikan, Mapala Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) menurunkan sejumlah personil relawan kemanusiaan.
Mereka adalah Umar Latuconsina, Jamaldula Rumadaul, Amin Anggoda, Moh. Saleh Keliandan, Any Rumadaul.
Tim dipimpin langsung oleh Ketua Umum Mapala Unamin, Muhammad Ilham.
Diterangkan oleh Sekretaris Umum Mapala Unamin, Yunita Elisabeth Tokan, fokus tim relawan mereka saat ini adalah, membersihkan gedung Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Kota Sorong.
Ditambahkan oleh Yunita Elisabeth, sebelum banjir siswa SD Muhammadiyah 1 sudah aktif belajar secara offline. Tetapi sekarang kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan, karena ruang-ruang kelas dipenuhi air bercampur lumpur pekat. Beberapa peralatan belajar mengajar juga rusak terendam banjir.
“Tim relawan Mapala Unamin fokus membersihkan sekolah, agar pendidikan di sana segera pulih. Supaya adik-adik kita dapat secepatnya kembali sekolah,” kata Yunita Elisabeth.
“Kami prihatin dengan adik-adik kita yang sekarang tak bisa belajar karena sekolahnya penuh lumpur,” imbuhnya.
Selain membersihkan gedung SD Muhammadiyah 1, relawan Mapala Unamin bekerja sama dengan tim relawan lain dari Muhammadiyah Kota Sorong, juga mendistribusikan bantuan makanan dan membersihkan rumah-rumah warga.
Disampaikan pula oleh Yunita Elisabeth, sebelum membersihkan gedung sekolah, relawan kemanusiaan Mapala Unamin bersama pihak terkait, melakukan evakuasi warga ke tempat-tempat aman. Juga membantu warga menyelamatkan harta bendanya.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua Umum Mapala Unamin, Muhammad Ilham menerangkan, bencana banjir kali ini adalah bencana banjir paling besar yang pernah terjadi. Selama ini kota Sorong memang menjadi langganan banjir, namun tidak separah kali ini.
“Banjir kali ini sangat parah. Kami betul-betul kerja keras untuk membantu warga korban banjir,” pungkas Muhammad Ilham. (AS)
Kontributor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)