BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok Laksanakan Edukasi Terkait Ular

Suasana materi edukasi terkait ular di SMKN 1 Rengasdengklok, Karawang, Minggu (9/9/2018). (WARTAPALA INDONESIA/ Arip Munawir)

Wartapalaindonesia.com, KARAWANG – Minggu, (9/9/2018) dalam rangka Road Show Pendidikan Pengenalan Dasar (PPD) Angkatan VIII, BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok – Karawang melaksanakan edukasi terkait ular.

Edukasi ini dilaksanakan bekerjasama dengan Karawang Reptile Independent (KRI) sebagai komunitas yang memiliki keahlian dalam penanganan ular di Karawang.

“Mengidentifikasi ular lokal dan memahami cara menanganinya adalah hal penting yang perlu diketahui siswa yang suka berkegiatan di alam,” tutur Izal perwakilan dari KRI.

Izal melanjutkan bahwa ada banyak jenis ular di Karawang mulai dari yang sangat berbisa dan tidak berbisa, mengetahui mana yang berbisa dan tidak akan memperkaya pemahaman siswa.

Road Show edukasi terkait ular ini dihadiri oleh 54 peserta mulai dari 5 Ekstrakurikuler yang ada di SMKN 1 Rengasdengklok dan 5 Sispala (Siswa Pecinta Alam) di Karawang.

“Ada peserta yang dari SMKN 1 Karawang, SMK Pertanian, SMAN 2 Telukjambe Timur, SMAN 1 Rengasdengklok dan SMAN 1 Cibuaya. Kalau dari internal SMKN 1 Rengasdengklok ada ekskul BKC (Karate), English Club, Pramuka, Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) dan Rohis” kata Bayu Nugraha sebagai Sekretaris Satuan (SS) BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok.

“Para Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, mulai dari pengenalan jenis ular sampai teknik menangani ular tanpa membunuhnya,” sambung Izal.

Dalam kegiatan tersebut banyak jenis ular lokal yang sering ditemui disekitar Karawang yang dipertunjukkan oleh KRI. Mulai dari ular yang sering muncul di pemukiman sampai lahan pertanian, menurut Izal ular-ular ini berperan penting bagi kehidupan manusia sebagai pengontrol hama seperti tikus.

Dengan adanya edukasi terkait ular ini diharapkan para siswa bisa lebih paham terkait ular lokal yang berkontribusi besar pada kehidupan manusia.

Walaupun banyak ular yang berbisa gigitannya namun tidak harus selalu dibunuh, dengan sapu dan alat rumah tangga siswa diajarkan cara mengusirnya.

Sapu dan alat pel lantai bisa digunakan untuk mengusir ular yang masuk ke pemukiman, dan biasanya ular masuk ke pemukiman karena ada hewan buruannya seperti tikus.

Kegiatan edukasi terkait ular ini adalah program positif yang diinisiasi oleh BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok dan pihak sekolah sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Pihak Kepala Sekolah dan Kesiswaan SMKN 1 Rengasdengklok sangat mengapresiasi kegiatan positif ini,” jelas Bayu siswa kelas XI jurusan TSM ini.

Kedepan kegiatan-kegiatan positif lainnya akan diselenggarakan oleh BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok untuk memberi pengetahuan tentang pentingnya lingkungan.

Kontributor || Arip Munawir

Editor || Alton Phinandhita Prianto

Dokumentasi || BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok

Edukasi Terkait Ular BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok
Edukasi Terkait Ular BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok
Edukasi Terkait Ular BARA RIMBA SMKN 1 Rengasdengklok

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan