Caption Foto : Membuat emergency toilet untuk pengungsi. Seragam hitam, santri Ponpes Al Mukmin. Ngruki. Syal orange, Kordinator Operasional Posko SARMMI, Mokhmad Nor Kholis Saputro. (WARTAPALA INDONESIA/Dimas Bagus Prasetyo)
WartapalaIndonesia.com, Lumajang – Lokasi bencana merupakan ladang ibadah yang buahnya pahala. Lokasi bencana juga media pembelajaran yang baik.
Semangat itulah yang menggerakan 8 santri Ponpes Al Mukmin. Ngruki. Solo. Datang ke Lumajang guna berpartisipasi membantu korban erupsi Semeru. Pada Ahad sore. (12/12/2021)
Di Lumajang mereka bergabung di Posko Kemanusiaan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI).
Posko SARMMI terletak di Dusun Umbul Sari. Desa Sumber Mujur. Candipuro. Lumajang.
Yang mengelola Posko Kemanusiaan SARMMI adalah sejumlah relawan yang berasal dari Mapala Univ. Muhammadiyah Yogyakarta. Mahapala Univ. Mercu Buana Yogyakarta. Mapsa Univ. Muhammadiyah Purwokerto.
Mapala Stacia Univ. Muhammadiyah Jakarta. Camp STIE Muhammadiyah Jakarta. Himatala Binawan Univ. Binawan Jakarta. Saptapala Jakarta. Komunitas Mahasiswa Fotografi Kalacitra UIN Jakarta.
Meski di dunia relawan 8 santri Al Mukmin tergolong “new comer”, tetapi mereka tetap diberlakukan dengan hormat oleh semua relawan di Posko kemanusiaan SARMMI yang sebagian sudah kenyang pengalaman terjun ke berbagai lokasi bencana.
Diterangkan oleh Kordinator Operasional Posko SARMMI, Mokhmad Nor Kholis Saputro, semua pihak yang bergabung di Posko SARMMI mempunyai hak yang sama, kewajiban yang serupa, dan tanggung jawab yang setingkat.
Semua pihak yang bergabung juga tetap mengenakan seragamnya masing-masing. Bagi yang membawa bendera organisasi atau banner, dianjurkan dipasang di depan Posko SARMMI.
Demikian halnya dengan santri dari Al Mukmin, kendati mereka paling muda di segi usia, dan masih di level sekolah menengah, mereka disertakan di semua kegiatan kemanusiaan.
“Santri Al Mukimn kami bagi-bagi. Ada yang ikut operasi rescue. Ada yang masuk di tim yang mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar pengungsi. Ada pula yang membantu membuat emergency toilet,” jelas Kholis.
Harapan kami lanjut Kholis, usai mengikuti operasi SARMMI di Lumajang, 8 santri Al Mukmin akan mulai menjadi relawan tangguh yang senantiasa berada di garis depan di setiap bencana alam.
““Di Posko SARMMI, santri Al Mukmin menunjukan kinerja yang baik. Ini menunjukan mereka bibit potensial relawan tangguh,” imbuhnya.
Ketua rombongan santri Al Mukmin Zulfikar mengaku, mereka mendapat banyak pelajaran berharga selama dibimbing oleh relawan di Posko SARMMI.
Terutama di bidang kebencanaan dan kerelawanan.
Terjun ke lokasi bencana juga membuat meraka dapat beribadah dalam bentuk lain, yakni melalui aksi peduli kepada sesama.
“Selama ini kami belajar bahwa membantu orang lain adalah ibadah. Sekarang kami melakukannya di lokasi bencana. Ini pengalaman penting bagi kami,” pungkas Zulfikar. (AS)
Kontributor || Safira, Mapsa UMP
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
