BMKG Tetapkan Waspada Terhadap Fenomena ROB di Wilayah Belawan dan Sekitarnya

Caption foto: Luapan air di wilayah Belawan, Sumatra Utara beberapa waktu lalu. (WARTAPALA INDONESIA/ Mhd Ilham Pradilla)

Wartapalaindonesia.com, MEDAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi kelas ll maritim Medan Belawan, Sumatra Utara memberi peringatan kepada masyarakat untuk waspada terhadap fenomena banjir pesisir (ROB) di wilayah Belawan dan sekitarnya,

“ROB adalah banjir pesisir akibat aktivitas pasang air laut maksimum, tanda dari ROB adalah kotornya air laut kedaratan yang tidak wajar. Fenomena ROB sendiri datang di waktu tertentu,” jelas Gabion Belawan Sugiyono saat disambangi di kantor  BMKG  stasiun maritim kelas ll Belawan, jalan Raya Pelabuhan lll.

Sugiyono menerangkan bahwa fenomena ROB diprediksi akan terjadi pada 14-18 November 2020, di pesisir Belawan dan sepanjang bibir pantai Belawan (16/11).

Namun sejauh ini Sugiyono sudah menghimbau kepada masyarakat melalui media sosial mengenai peringatan ROB dan mengkomunikasikan kepada Camat Belawan atas informasi tentang iklim saat ini.

“Kepada masyarakat dihimbau untuk hati-hati dan tetap waspada terhadap informasi. Jangan sampai mendapatkan informasi yang sumbernya tidak jelas. Kepada seluruh nelayan dan masyarakat tetap waspada terhadap perubahan iklim, atau bisa langsung datang ke kantor BMKG Belawan untuk informasi mengetahui iklim di seputaran wilayah Belawan dan Instagram BMKG Belawan yakni @bmkg.belawan,” tuturnya.

Sugiyono menambahkah bahwa berdasarkan kajian ilmiah dari histori kejadian-keadian sebelumnya, dampak La Niña berupa peningkatan curah hujan yang terjadi terutama di bagian tengah dan timur wilayah Indonesia. Dampak utama lainnya dari fenomena La Nina ke cuaca atau iklim di Indonesia adalah  timbulnya peningkatan curah hujan.

Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda dari dampak La Nina sendiri di Sumatra Utara. Kendati demikian, masyarakat tetap dihimbau untuk waspada terhadap dampak ikutan dari curah hujan tinggi yaitu bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor, angin kencang dan gelombang tinggi.

Kontributor || Mhd Ilham Pradilla, WI 200096

Editor || Ragil Putri Irmalia, WI 160006

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.