Caption foto : Sekitar 5000 batang mangrove jenis Rhizophora Mucronate, ditanam di sekitar pesisir pantai Desa Kajhu Aceh Besar yang mengalami abrasi. (WARTAPALA INDONESIA / Mapala Barracuda)
WartapalaIndonesia.com, Aceh Besar – Memperingati Milad yang ke 17, Mahasiswa Pecinta Alam Barracuda, Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, menyelenggarakan penanaman mangrove di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Pada hari Sabtu. (1 Oktober 2022)
Turut serta dalam kegiatan ini adalah perangkat desa setempat, dan gabungan para pecinta alam se-Aceh.
Jenis mangrove yang ditanam dari Rhizophora Mucronate. Mangrove jenis ini memiliki akar kuat, sehingga baik untuk mencegah abrasi pantai.
Jumlah mangrove yang ditanam sekitar 500 batang. Tersebar sekitar pesisir pantai Desa Kajhu yang mengalami kondisi abrasi.
Ketua pelaksana penanaman mangrove Sabariah mengatakan, dengan melihat keadaan pesisir pantai Desa Kajhu — khususnya di Dusun Mutiara Cemerlang — membutuhkan perhatian khusus.
Pengikisan pantai akibat abrasi lanjut Sabariah, sangat mengkhawatirkan warga desa setempat, karena sering terjadinya pasang surut. Warga khawatir beberapa tahun ke depan, abrasi bakal merusak rumah warga lantaran tidak ada tanggul.
“Oleh karena itu, kami dari UKM-PA Barracuda mengajak kerja sama masyarakat desa setempat, dan pecinta alam se-Aceh, untuk melakukan penanaman mangrove,” kata Sabariah.
Diterangkan pula oleh Sabaruah, kegiatan penanaman mangrove merupakan media yang baik untuk berkontribusi dalam upaya perlindungan daerah pesisir dari bencana abrasi. Mangrove yang nantinya tumbuh bisa mengurangi pengikisan tanah, dan ekosistem yang dulunya mati dapat hidup kembali.
Selain berfungsi sebagai tanaman pelindung, mangrove diketahui memiliki beberapa manfaat lain. Di antaranya sebagai bahan alami pewarna batik yang ramah lingkungan. Buah dari tanaman mangrove, dapat pula digunakan sebagai bahan pembuat sirup dan selai, serta jenis makanan lainnya.
Sabariah berharap, penananam mangrove kali ini, dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Baik bagi Mapala Barracuda, masyarakat, dan para pemerhati lingkungan hidup. (AS)
Kontributor || Ikram, WI 210152
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
