WARTAPALA INDONESIA

Bunga Edelweis Untuk papa

Pa…..
Anandamu sakit
Bagaimana harus kubisikkan
Sekarang aku
Cukup kuat
Berdiri dengan 1 kaki

Takkala malam menjelang
Ananda bingung
Suara sunyi ,sepi dingin
Berbalut cahaya seram
Dan gulita selalu mengikuti

Pa…..
Seakan mata ini buta
Air mataku menetes
Ternyata aku lemah…..

Pa…..
Aku tidak mampu
Berjalan tapi berhenti
Tidak…..

Regards,
APRIA ASANDI

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: