Diskusi TW-TWKM 29, Waspada Bencana Ekologis

Wartapalaindonesia.com, EKSKLUSIF – Alam memberikan manfaat besar bagi manusia. Namun jika keseimbangan alam terganggu, bencana akan datang. Seperti diskusi tentang bencana ekologis dalam kegiatan TW-TWKM ke 29 pada Rabu siang (25/10) di Graha Insan Cita, Depok.

Acara ini mengangkat tema Aktualisasi Mahasiswa Pencinta Alam Terhadap Ancaman Bencana Ekologis.

Dalam sesi diskusi yang diisi oleh Kepala Departemen Penelitian, Advokasi, dan Kajian Kebijakan Lingkungan WALHI, Zenzi Suhadi, Indonesia sebagai negara yang kaya sumber daya alam, juga menyimpan ancaman bencana.

Bencana sendiri dibagi menjadi dua macam, yaitu bencana alam dan bencana ekologis. Bencana alam merupakan kejadian alami oleh alam. Seperti gunung meletus, gempa bumi, dan tsunami.

Sementara bencana ekologis merupakan bencana yang timbul karena perubahan sistematis alam akibat intervensi dari manusia. Seperti tanah longsor dan banjir.

Yang mengejutkan, ternyata ancaman bencana ekologis korban tidak bisa dipredisksi.

“Bencana ekologis timbul karena terganggunya sistem keseimbangan alam. Seperti banjir terjadi karena luapan energi dan kurangnya daya serap air akibat lahan yang digunakan sebagai aktivitas manusia,” ujar pria asal Bengkulu itu dalam sesi diskusi.

Salah satu bencana ekologis yang tidak dapat dikendalikan, yaitu asap. Zeinzi menyinggung bahwa kebakaran hutan (sebagai penyebab asap) ‘nyaris’ dikategorikan sebagai bencana alam. Padahal dampak dari asap kebakaran itu massif dan merusak.

“Kebakaran hutan itu bukan termasuk bencana alam. Karena pelaku (pembakaran) sudah tau akan ada asap. Jika dikategorikan sebagai bencana alam, maka hilang hukuman bagi penyebabnya. Pelakunya tidak bisa digugat atas perbuatanya,” kata pria yang pernah aktif sebagai anggota Pencinta Alam itu.

Kontributor : Ragil Putri Irmalia

Editor : A. Phinandhita P.

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.