Divisi KLH Mawapala 2018, Lakukan Anveg Pada Jalur Diksar di Lereng Gunung Ungaran

Tim Divisi Konservasi Lingkungan Hidup Mawapala setelah melakukan anveg di lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (21/8/2018). (WARTAPALA INDONESIA/ Mohammad Arkham Zulqirom Putra)

Wartapalaindonesia.com, SEMARANG – Sabtu (18 Agustus2018) tim dari Pengembangan Divisi Konservasi Lingkungan Hidup (KLH) Mawapala UIN Walisongo Semarang berangkat menuju lokasi kegiatan, tepatnya pada jalur diksar Mawapala di Lereng Gunung Ungaran Kab. Semarang.

Pengembangan divisi oleh Mawapala ini bertemakan “Jejak 5 Divisi Menjemput Merah Putih Menuju 3 Dasawarsa Mawapala” dibuat guna mengembangkan divisinya, baik kemampuan dari tim maupun hasil kegiatan untuk menambah wawasan serta pengembangan di divisi juga sebagai rasa cinta tanah air dan nasionalisme.

Tim Pengembangan Divisi KLH berjumlah empat orang terdiri dari M.Arkham Z.P. (Gemblong), Hani Pramono (Lemek), Lulul Fatkhul Jannah (Wajan), dan Ahmad Izzat Maimun (Kaslan).

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 18 sampai 21 Agustus 2018, kegiatan yang dilakukan adalah analisa vegetasi (anveg) pada jalur diksar Mawapla dengan kategori tingkat permudaan pohon dewasa dan semai.

Selain itu juga melakukan pengibaran bendera sang Merah Putih dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai wujud rasa cinta tanah air dan nasionalisme anggota Mahasiswa Walisongo Pencinta Alam, dimana pada bulan Agustus ini juga hari Kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia.

Kegiatan anveg ini dilakukan dengan teknik sampling menggunakan kurva servis area (KSA) dengan intensitas kesalahan (IS) 5%, yang mana akan mencari komposisi jenis, penyebaran, struktur dan peranan tumbuhan jenis pohon kategori pohon dewasa dan semai pada jalur diksar.

Ada tujuh tempat yang akan digunakan untuk pengambilan sampling yaitu setiap camp diksar, antara lain Kalianget, Curug Lawe, Gajah Mungkur, Kalicorong, Bak Tertutup, Bak Terbuka, dan terakhir di sekitar Gedung Songo.

Pengibaran bendera Merah Putih dan bendera Mawapala dilakukan di bawah Air Terjun Kalicorong, pada hari minggu 18 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB.

Perjalanan dimulai di Medini dan berakhir di Gedung Songo. Perhari menargetkan dua tempat untuk dilakukan pengambilan sampling dengan plot atau petak contoh.

Pada hari pertama di Kalianget dan Curug Lawe, hari kedua di Gajah Mungkur dan Kalicorong, hari ketiga di Bak tertutup dan Bak Terbuka, dan hari terakhir di sekitar Gedung Songo.

Hasil kegiatan ini harapanya akan dijadikan data awal terkait jenis tumbuhan yang ada di jalur Diksar Mawapala dan juga bisa menumbuhkan rasa nasionalisme pada bangsa oleh anggota Mawapala sendiri.

Kontributor || Mohammad Arkham Zulqirom Putra

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan