Divisi SAR MAWAPALA Ikuti Pelatihan High Angle Rescue Technique BASARNAS

Wartapalaindonesia.com, SEMARANG – Sabtu (31/3/2018) Pedot (Syarif Hidayatullah) selaku kepala divisi SAR dari MAWAPALA UIN Walisongo Semarang ikut pelatihan oleh BASARNAS provinsi Semarang mengenai tekhnik menyelamatkan dalam sudut tinggi.

Divisi Search and Rescue (SAR) ini dibentuk oleh MAWAPALA agar bisa turut berpartisipasi dalam kegiatan kebencanaan yang fokus pada wilayah Jawa Tengah, dan tidak menutup kemungkinan untuk bisa di wilayah lain di Indonesia. Divisi ini memiliki tim siaga bencana yang anggotanya adalah warga penuh MAWAPALA.

Kegiatan ini diadakan oleh BASARNAS dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan sinergitas dengan komunitas potensi SAR. Peserta yang turu serta sejumlah 43 dari region Jawa Tengah dari LSM SAR, MAPALA, SARDA, dan komunitas lain.

 Bertempat di mess BASARNAS dan kantor SAR. Berlangsung selama dua hari dari tanggal 31 Maret 2018 sampai 1 April 2018.

Dimulai dengan pembukaan acara pada pukul 16.00 WIB lalu dilanjut dengan pendahuluan atau prolog mengenai Vertical Rescue oleh Hardi sebagai koordinator dan senior BASARNAS. Hardi menerangkan, “yang diutamakan dalam SAR sendiri adalah keselamatan rescuer, tim, orang sekitar yang ada di lokasi dan yang terakhir adalah survivor atau korban itu sendiri.”

Setelah pembukaan, selanjutnya dilakukan materi dan praktek, sebelum dimulai dibagi menjadi 4 tim untuk peserta. Setelah sudah dibagi akan ikut per pos materi yaitu berupa simpul, anchor, aven tripod, SCBA. Setelah selesai materi langsung dilakukan praktek. Karena waktu tidak cukup, peserta harus istirahat pukul 23.00 WIB maka praktek di tunda dan siteruskan besok pagi.

Setelah istirahat dan sholat, pukul 05.30 WIB kumpul untuk melakukan pemanasan dan jogging bersama. Pukul 08.30 WIB sarapan pagi setelah itu dilakukan praktek lanjutan yang semalam masih belum.

Pukul 09.30 WIB coffee break, setelahnya melakukan materi dan praktek lanjutan, materi yang digunakan berupa lifting, lowering, soft education, dan tripod SCBA, praktek dilakulan sampai pukul 18.00 WIB dan disela sela latihan ada coffee break pada waktu dhuhur dan ashar.

Setelah semua kegiatan dilakukan pukul 18.30 WIB adalah acara penutupan kegiatan dan peserta kembali pulang ke daerahnya masing-masing. Menurut Pedot (Syarif Hidayatullah), “saya salut pada kegiatan ini, konsep yang dibuat oleh BASARNAS dalam pelatihan bagus, mudah dipahami oleh orang-orang yang terbilang awam mengenai SAR. Saya sangat apresiasi dan berterimakasih.”

Semoga kegiatan ini bisa tetap ada setiap tahunnya dan membuat komunitas-komunitas potensi SAR lebih baik dan berkompeten. Untuk divisi SAR MAWAPALA juga bisa mrnjadikan pelatihan ini bisa bermanfaat untuk kedepanya.

Kontributor : Mohammad Arkham Zulqirom Putra

Editor : Nurlela Fatmawati

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.