Ekspedisi Alih Status Anggota Muda Mapala Untan

Caption foto: Tim Ekspedisi Gunung Betung setelah upacara keberangkatan di sekretariat MAPALA UNTAN (WARTAPALA INDONESIA/ Alfikri)

Wartapalaindonesia.com, PONTIANAK – Tim Ekspedisi Gunung Betung Mahasiswa Pencinta Alam Unuversitas Tanjungpura Pontianak (MAPALA UNTAN) resmi diberangkatkan Badan Pengurus. Ekspedisi wajib merupakan tahapan untuk menjadi Anggota Biasa (AB).

Dikatakan salah seorang Tim Mentor, Palentino Sagai Lanying, ekpedisi di tahun ini Anggota Muda (AM) angkatan ke XXXVII MAPALA UNTAN melaksanakan “Ekspedisi Gunung Betung” diketinggian 1128 MDPL, pendakian tersebut sebagai syarat untuk dilantik menjadi AB.

“Ekspedisi wajib AM angkatan ke XXXVII merupakan tahap-tahap jenjang status keanggotaan MAPALA UNTAN, AM menuju AB, dan dilaksanakan di puncak Gunung Betung dengan ketinggian 1128 Mdpl,” ungkap Palentino Sagai Lanyin, Senin (28/06/2021).

Dijelaskan Palentino, Ekspedisi tersebut dilaksanakan lima orang AM yang dipimpin Jordi Febriadi, Nurul Setiyawati, Florentina Jermany Junia Delvana, Wiji Rahayu, Ilham Akbar Firmana dan didampingi dua orang AB sebagai mentor, yaitu Palentino Sagai Lanying dan Verin Himatun Soraya.

“Ekspedisi wajib ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juni – 26 Juli 2021 yang berlokasi di Kawasan Taman Nasional Betung Kerihun Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat.” jelasnya.

Lanjutnya, sebelum keberangkatan, tim ekspedisi melakukan upacara yang dilaksanakan di halaman sekretariat MAPALA UNTAN serta dihadiri oleh AB dan Anggota Luar Biasa (ALB) MAPALA UNTAN. Keberangkatan dimulai pukul 13.20 WIB dari Kota Pontianak menuju Kabupaten Kapuas Hulu.

“Ekspedisi ini memiliki rangkaian kegiatan yang dilakukan seperti Penelitian Studi Habitat Ikan Semah (Tor spp) di DAS Embaloh.” katanya.

Selain itu tim ekspedisi juga akan melaksanakan pengabdian pada masyarakat, berupa sosialisasi kepada masyarakat setempat, bakti sosial, dan pemberian motivasi untuk menggapai cita-cita kepada murid SDN 13 Tanjung Lasa.

“Melalui kegiatan ini dapat menjadi pengalaman baru dan capaian yang baik sehingga segala tujuan kegiatan yang dilaksanakan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan yang didatangi oleh tim ekspedisi,” harapnya.

Tambahnya, hal terpenting dari perjalanan tim ekspedisi tersebut adalah terlaksananya kegiatan dengan hasil yang maksimal dan membawa banyak pengalaman.

“Semoga ilmu pengetahuan yang didapat bisa diceritakan dan dibagikan kepada seluruh anggota sebagai bahan kajian jika ingin melakukan kegiatan dan/atau penelitian selanjutnya.” katanya.

Kontributor || Alfikri, WI200102

Editor || Yahya M. Ilyas, WI 200092

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: