Wartapalaindonesia.com, SURABAYA – Himapala Unesa memiliki 5 divisi yang aktif dalam seluruh kegiatan yaitu gunung hutan, arung jeram, panjat tebing, susur goa dan konservasi. Setiap tahunnya Himapala selalu menentukan satu program unggulan dalam deretan program kerja dengan memilih salah satu divisi yang dimiliki.
Tahun ini Himapala memilih konservasi sebagai program unggulan dengan rangkaian kegiatan berjudul Ekspedisi Konservasi Orangutan Kalimantan. Tujuan dari ekspedisi ini yaitu memunculkan rasa peduli dan ikut melestarikan alam Kalimantan yang di dalamnya terdapat flora dan fauna endemic khususnya Orangutan. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 03 sampai 23 Agustus 2015 di desa Sugai Sekonyer dan Taman Nasional Tanjung Putting Kalimantan Tengah.
Orangutan merupakan satwa asli dan hanya ada di Indonesia tepatnya di Kalimantan dan Sumatra. Satwa yang sudah masuk ranah langka ini perlu dilestarikan dan dijaga keberadaannya. Dalam konservasi, bentuk penyelamatan dan pelestarian satwa dibagi menjadi 4 hal yakni melalui penyelamatan habitat, rehabilitasi orangutan, edukasi dan pendekatan pada masyarakat serta pendekatan pada pihak pemerintah.
Dan Himapala dengan memberangkatkan 8 orang ke Kalimantan Tenga, telah mempersiapkan ekspedisi ini selama 7 bulan penuh. Anggota ekspedisi yaitu diantaranya Lailatul Rohmah (Pend. Bahasa Jerman 2012) sebagai ketua pelaksana, Galih Bening Handoyono (Pend. Bahasa Mandarin 2012), Choirul Huda (Pend. Teknik Mesin), Dwi Rika Nur R. (Pend. Fisika), Angga Dwi rian A.P. (Pend Kes Rek), Reza Bagus Aditya (Pend. Teknik Sipil), Efa Hariyanti (Pend. Olahraga) dan Moch. Handika Attaqwa (Menejemen Pendidikan).
Bentuk kegiatan penyelamatan yang kami pilih yaitu edukasi dan pendekatan pada masyarakat, karena pada dasarnya masyarakat sekitarlah yang harus dan diharapkan bisa menjadi penolong pertama dan utama atas kelestarian hutan dan orangutan. Tidak hanya itu, latar belakang mahasiswa Unesa sendiri yakni pendidikan, sehingga kemampuan kami dalam hal mengolah metode, media maupun strategi pendidikan sangat membantu kami menyelesaikan target ekspedisi.
Diantara target ekspedisi yaitu laporan penelitian yang didapat setelah melakukan penelitian pada masyarakat dalam upaya pelestarian orangutan di desa Sungai Sekonyer kecamatan Kumai kabupaten Kotawaringin Barat provinsi Kalimantan Tengah. Serta kami juga membuat video informasi mengenai perilaku dan kehidupan orangutan beserta ancamannya.
Setelah disebarluaskan pada masyarakat Indonesia, diharapkan video dan hasil penelitian ini bisa menjadi media untuk mengajak seluruh masyarakat di Indonesia pada umumnya dan Kalimantan Tengah pada khusunya untuk lebih peduli pada kelestarian Orangutan.
Dasar pemikiran berlangsungnya ekspedisi ini yaitu tri darma perguruan tinggi, sehingga tidak hanya penelitian dan observasi orangutan, kami juga melakukan pengabdian pada masyarakat yaitu desa Sungai Sungai Sekonyer tempat kami meneliti.
Bentuk pengabdian kami diisi dengan muatan mengajar di satu-satunya sekolah SD dan SMP yang ada dalam desa kecil dengan jumlah KK sebanyak 283 itu. Jumlah siswa SD mulai dari kelas 1-6 yaitu 43 orang, sedangkan siswa SMP keseluruhan hanya 14 orang dengan jumlah guru SD dan SMP 8 orang. Antusiasme mereka dalam belajar sangat besar, kedatangan kami disana dalam satu hari sudah mampu mencuri hati mereka.
Bahkan setiap pagi kami dijemput oleh gerombolan anak-anak SD sekitar 20 orang untuk berangkat kesekolah bersama dan sepulang sekolah mereka datang ketempat kami untuk belajar bersama. Selain itu kami juga melakukan bakti social dengan membagikan sembako dan baju bekas yang kami bawa dari Surabaya.
Satuhal lagi yang membuat kami bangga yaitu di desa ini kami bisa bersama-sama warga desa dan anak-anak melaksanakan upacara bendera memperingati dirgahayu Indonesia ke-70 dan memeriahkannya dengan berbagai macam lomba untuk anak-anak dan orang dewasa.
Pengumpulan bahan melalui dokumentasi dan observasi pada perilaku orangutan yaitu diantaranya perilaku makan dan minum, interaksi antar orangutan, perilaku berpindah, dan istirahat dengan membuat sarang. Disinilah kami melihat secara langsung bagaimana orangutan yang berada di alam bebas.
Di perbatasan taman nasional Tanjung Putting tempat kami melakukan observasi, kami juga melihat langsung ancaman nyata yang terjadi. Penebangan dan pembakaran hutan, tempat hidup orangutan hanya untuk perluasan lahan kelapa sawit yang semakin luas di Kalimantan.
Kedatangan kami di Kalimantan Tengah disambut sangat baik sehingga banyak kami peroleh informasi dan bisa bekerjasama secara langsung dengan pihak taman nasional Tanjung Putting serta LSM/NGO disana yaitu FNPF (Friend of the National Park Foundation), OFI (Orangutans Foundation International), OF-UK (Orangutans Foundation United Kingdom) dan Yayorin (Yayasan Orangutan Indonesia). Mereka berharap aksi dan media kami mampu mengedukasi seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli dengan kelestarian orangutan. Seperti yang diungkapkan pak Basuki selaku meneger FNPF berikut :
“Para pemuda-pemudi seperti kalian inilah yang kami butuhkan disini. Semangat kalian besar. Hingga jauh-jauh dari Jawa kalian bertekat datang kemari dan pintar mengambil hati masyarakat. Ide baru dari kalian inilah yang sangat kami butuhkan karena di LSM maupun balai taman nasional butuh pembaharuan untuk mencari cara terbaik untuk upaya pelestarian hutan dan orangutan. Melalui kalian, Indonesia bisa membuktikan bahwa volunteer tidak hanya datang dari luar negeri karena memang jarang sekali peneliti maupun volunteer dari dalam negeri, justru telah datang ratusan dari luar negeri hanya untuk Kalimantan” (20/08/205)
Donasi hasil penjualan botol ramah lingkungan di taman Bungkul Surabaya bulan juni lalu dalam rangka memperingati Hari Lingkungansedunia, juga telah kami berikan pada FNPF sebagai bentuk bantuan kami untuk penyelamatan habitat Orangutan karena FNPF adalah LSM yang focus pada reforestasi hutan dan edukasi masyarakat.
“Do everything best for our beloved earth and for our better nature in the future”
Tim Ekpedisi Himapala Unesa
Kontributor : Lailatul Rohmah (Himapala Unesa)
Editor : Efrina Fitrianingrum
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dokumentasi
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)










































