Wartapalaindonesia.com, KARAWANG – Libur sekolah selama 2 minggu diisi oleh anggota Bara Rimba dengan menggelar 2 ekspedisi, yaitu Ekspedisi Mata Kaki ‘Pendakian 7 Puncak Jawa Barat’ Etape 3 dan Ekspedisi Rungking ‘Pembuatan Jalur Panjat Tebing Gunung Rungking’ Tahap 2. “Ekspedisi ini sendiri melanjutkan dan menyeleseikan apa yang sudah dimulai 2 dan 1 tahun yang lalu,” ungkap Kepala Satuan Bara Rimba Arip Munawir, ST.
Dimana ekspedisi Mata Kaki pada etape 3 kali ini adalah untuk menyeleseikan pada puncak tertinggi Purwasuka (Purwakarta – Subang – Karawang) dan puncak tertinggi Cekungan Bandung (Kota & Kab. Bandung – Cimahi – Bandung Barat – Sumedang). Dan Ekspedisi Rungking pada Tahap 2 ini adalah untuk menambah ketinggian jalur Rengasdengklok Style. ‘Selain menyeleseikan apa yang dudah dimulai juga untuk mengisi liburan dengan kegiatan yang bermanfaat pada 20 Desember 2015 hingga 03 Januari 2016 ini,” tambah Arip.
Ekspedisi Mata Kaki merupakan pendakian 7 puncak di Jawa Barat atau biasa dikenal dalam dunia pendakian sebagai Seven Summit Of West Java. “Bara Rimba dalam memilih puncak yang akan digapai tidak berdasarkan ketinggian semata, tapi juga didasarkan pada pembagian wilayah dan puncak tertinggi yang ada di wilayah tersebut,” jelas Anitha yang menjabat Manajer Ekspedisi. Pembagian wilayah yang dilakukan oleh Bara Rimba didasarkan pada Peraturan Daerah (Perda) Jawa Barat No. 22 Tahun 2010 tentang RTRW Jabar. Dalam pasal 11 ayat 1 yang membagi wilayah dan sebagai puncak ketujuhnya dipilihlah Gunung Papandayan di Kab. Garut.
Pendakian 7 puncak Jawa Barat ini dibagi kedalam 3 etape, yang etape pertamanya dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2013 sampai 04 Januari 2014. Pada etape pertama berhasil digapai puncak tertinggi Ciayumajakuning – Gunung Ciremai (26-28/12/2013), puncak tertinggi Priangan Timur – Gunung Cikuray (30/12/2013-01/01/2014) dan terakhir adalah puncak pilihan yaitu Gunung Papandayan (02-04/01/2014). Kemudian etape kedua dilasanakan pada (23-24/04/2014) dengan menggapai puncak tertinggi Bodebekpunjur – Gunung Pangrango dan puncak tertinggi Sukabumi – Gunung Gede.
Hingga akhirnya pada etape ketiga Bara Rimba berhasil menggapai 2 puncak tertinggi terakhir pada (22-24/12/2015). “Pada etape ketiga ini diberangkatkan 2 grup yang terdiri dari 9 anggota per grupnya,” ungkap Anitha. Grup 1 berangkat ke Gunung Bukit Tunggul sebagai puncak tertinggi Purwasuka dengan ketinggian 2.2209 Mdpl. Sedangkan Grup 2 berangkat ke Gunung Kendang sebagai puncak tertinggi Cekungan Bandung dengan ketinggian 2.608 Mdpl. Dengan berakhirnya etape ketiga, maka selesailah Ekspedisi Mata Kaki atau Pendakian 7 Puncak Jawa Barat (Seven Summit Of West Java).
Tujuan dari pendakian ini selain memperkenalkan Seven Summit Of West Java kepada dunia kepetualangan, juga media pelatihan dan pembelajaran bagi anggota Bara Rimba. Pelatihan dan pembelajaran itu berupa pemetaan sampah di jalur pendakian di gunung-gunung wisata seperti Gunung Ciremai, Cikuray, Papandayan, Gede dan Pangrango. Serta pendataan Flora serta Fauna di jalur pendakian Gunung Kendang dan Gunung Bukit Tunggul. Semoga dengan adanya Seven Summit Of West Java ini akan menambah daftar daya tarik wisata kepetualangan di Jawa Barat dan PemProv Jabar semakin peduli pada gunung-gunung yang ada di Jawa Barat.
Ekspedisi Rungking merupakan pembuatan jalur panjat tebing di Gunung Rungking – Karawang 630 Mdpl, sampai top cliff dengan jalur sport (hanger). M. Sidik atau biasa dipanggil Obed sebagai Manajer Ekspedisi menjelaskan lebih lanjut tentang Ekspedisi Rungking ini. “Tebing yang akan dibuat jalurnya memiliki ketinggian tebing dari dasar sampai top adalah 190 meter.” Dan pada tahap pertama telah dibuat jalur panjat setinggi 25 meter dari dasar sampai slab (teras) pertama pada (25-28/05/2015). Jalur tersebut diberi nama ‘Rengasdengklok Style’ sebagai ciri khas bahwa para pelajar dari SMKN 1 Rengasdengklok lah yang telah membuat jalur tersebut.
Dan pada tahap keduanya yang dilaksanakan (30/12/2015-01/01/2016) telah ditambah ketinggian dari jalur ‘Rengasdengklok Style’ ini sampai ketinggian 50 meter dari dasar tebing. Artinya tinggal tersisa 140 meter lagi untuk menuju top cliff. Dan akan terus dilaksanakan sampai top cliff dan Ekspedisi Rungking diseleseikan dengan baik.
Kita tau kalau Karawang dengan Pegunungan Sanggabuana-nya kaya akan batu andesit yang baik untuk dibuat jalur panjat tebing,
jelas Obed. Sehingga dengan banyaknya dan adanya jalur panjat tebing di Gunung Rungking akan menghadirkan wisata kepetualangan yang semakin menarik di bumi Karawang.
Laporan : Anitha Akbar (Manajer Ekspedisi)
Editor : Efrina Fitrianingrum
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dokumentasi
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)



