Wartapalaindonesia.com, EKSPEDISI – Dalam rangka Hari Air Sedunia, Bara Rimba, organisasi pecinta alam asal Kab. Karawang, melakukan Ekspedisi Sungai Sedari. Ekspedisi yang dilakukan selama 3 hari ini menempuh jarak lebih dari 20 km. Ekspedisi ini melewati 4 kecamatan, yakni Kec. Rengasdengklok, Kec. Jayakerta, Kec. Tirtajaya, dan Kec. Cibuaya. Ekspedisi Sungai Sadari diikuti 11 orang, dengan rincian 4 orang perempuan dan 7 orang laki-laki. Tidak hanya pengarungan, ekspedisi ini juga melakukan pengamatan biolitik (pengamatan lingkungan menggunakan indikator makhluk hidup)
Ekspedisi Sungai Sadari ini merupakan media pembelajaran lapang untuk anggota muda Bara Rimba dalam menyelesaikan program penyusuran wajib,
ujar Erman, manajer ekspedisi.
Lebih lanjut, Erman menjelaskan, “Banyaknya bendungan dan jembatan bambu menjadi hambatan tim dalam pengarungan. Arus yang cukup deras dengan kelokan yang tajam menjadi tantangan tersendiri bagi tim. Namun, kami bisa melaluinya dengan baik.”
Kegiatan pengarungan ini 3 metode, yaitu berjalan kaki, pengarungan dengan perahu, dan pengarungan dengan perahu nalayan. Hal ini disesuaikan dengan medan Sungai Sadari yang memiliki hulu dangkal dan sempit, bagian tengah yang lebar, dan hilir berombak dan berawa.
Sungai Sedari dulunya bagian Sungai Citarum. Namun terpisah sejak pembangunan kanal irigasi Tarum Utara oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda
“Dulu ketika badan sungai masih lebar, Sungai Sadari menjadi sarana transportasi perahu-perahu yang mengangkut manusia dan kebutuhan pokok dari kampung ke kampung. Sampai saat ini kita masih bisa menemui perahu-perahu yang mengangkut barang atau manusia. Namun tidak seramai dulu. Belum lagi permasalahan limbah rumah tangga dan limbah pertanian yang terbuang ke Sungai Sadari,” ujar Revaldi, ketua pelaksana ekspedisi.
Sumber air Sungai Sadari berasal dari Kp. (kampung) Pacing, Desa Dewisari. Sekarang sungai ini menjadi tempat pembuangan air irigasi di persawahan utara Kab. Karawang. Fungsi baru Sungai Sadari menjadikan sungai ini terlupakan dan terdegradasikan.
Kontributor : Willy Firdaus dari Bara Rimba
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dokumentasi
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)


