Fakultas Pertanian UMSIDA dan IPM Kenalkan Model Pertanian Modern Melalui Workshop dan Pelatihan Hidroponik

Peserta Workshop dan Pelatihan Hidroponik melakukan foto bersama di Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Sabtu (7/7/2018). (WARTAPALA INDONESIA/ Rizky Hidayat)

Wartapalaindonesia.com, Sidoarjo – Menyempitnya lahan pertanian menjadi problem besar bagi manusia, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Dengan minimnya ketersediaan lahan bertani akibat laju pembangunan yang menjadi sebuah keharusan untuk selalu berkembang, maka pada beberapa kejadian akan berdampak dengan menyisihkan sektor pertanian dengan kesenjangan hasil produktivitas pangan yang berkurang.

Puncaknya negara yang mengalami krisis pangan ini akan mengambil solusi alternatif dengan melakukan impor bahan pangan dari negara lain.

Namun pertanyaannya adalah apakah hal seperti itu pantas dilakukan di negara seperti Indonesia ini yang negaranya selain dikenal sebagai negara maritim juga termasuk negara agraria?

Fenomena besar inilah yang coba digagas oleh Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan bekerjasama dengan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Sidoarjo untuk mengadakan workshop dan pelatihan hidroponik.

Workshop dan pelatihan hidroponik ini dilaksanakan pada bulan Juni kemarin hingga pada puncaknya diadakan perlombaan di awal bulan Juli 2018.

“Workshop dan pelatihan hidroponik ini dirasa perlu untuk dilakukan mengingat ketersediaan lahan di Sidoarjo saat ini mulai mengalami penyempitan, selain itu juga sebagai upaya mengenalkan model pertanian modern kepada generasi milenial supaya mereka tertarik untuk bertani,” ungkap M. Abror, Dekan Fakultas Pertanian.

Selain kegiatan workshop dan pelatihan, juga diadakan perlombaan dan panen raya yang dilakukan pada saat puncak kegiatan di hari Sabtu (7 Juli 2018).

Kegiatan berjalan selama satu bulan lebih. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari seluruh Ranting dan Cabang IPM se-Sidoarjo serta beberapa komunitas pegiat lingkungan di Sidoarjo.

Perlombaan dimenangkan oleh tim hidroponik dari IPM Durung Bedug.

Puncak penutupan kegiatan ini yakni panen raya, dimana para peserta boleh membawa sayuran-sayuran hasil dari perlombaan dan yang disediakan oleh Fakultas Pertanian untuk dibawa pulang.

“Suatu hal yang menarik untuk dikembangkan, mudah-mudahan pemenang dan para peserta perlombaan juga terus mengembangkan program hidroponik ini supaya kelak tidak ada kendala pangan baik di Sidoarjo bahkan di Indonesia ini,” tutup Rizky Hidayat, perwakilan PD IPM Sidoarjo.

Kontributor : Rizky Hidayat

Editor : Nindya Seva Kusmaningsih

Peserta Workshop dan Pelatihan Hidroponik melakukan panen raya di Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Sabtu (7/7/2018).

bagikan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan