Wartapalaindonesia.com, MALANG – Simulasi Search And Rescue atau Latihan Pencarian Korban sudah sepatutnya dibekali oleh organisasi-organisasi khususnya Pecinta Alam seperti halnya yang dilakukan oleh Forum Silaturahmi (FORSIL) Mapala yang ada di Malang, JawaTimur ini.
Kegiatan Yang berjudul Latihan Gabungan (LATGAB) SAR MAPALA SE-MALANG RAYA ini dimulai pada tanggal 23 hingga 31 Juli 2017 di sungai Brantas daerah Bumiayu Kota Malang. Bertujuan memberikan bekal teknis Perncarian korban, selain itu juga mempereratkan silaturahmi anggota Mapala antar organisasi Mahasiswa Pecinta Alam yang ada di Malang Raya.
“Setelah sebelumnya mengadakan aksi nyata pungut sampah pada peringatan hari air 22 Maret lalu, Forum SIlaturahmi (Mapala) se-Malang mengadakan latihan gabungan (latgab) SAR Bumiayu, Kedung kandang, Kota Malang.
Kegiatan latgab ini merupakan agenda baru Mapala se Malang untuk saling berbagi pengalaman dalam pemahaman tentang SAR,” ungkap Andika Ahmad selaku kordinator Lapangan pada kegiatan ini, juga salah satu anggota Mapala di Malang melalu irilisnya kepada WI, Selasa (1/7/2017).
Kegiatan ini terdiri dari beberapa sub agenda. Diantaranya simulasi pencarian korban menggunakan Jalur air dan Darat, pengenalan alat SAR. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan agenda pengenalan struktur dalam Search And Rescue(SAR).
Acara seperti ini merupakan agenda positif yang perlu terus dilakukan untuk mempererat silaturahmi antar Pecinta Alam di Malang. Tak hanya itu, latgab juga sangat bermanfaat sebagai ajang berbagi ilmu bagi organisasi yang memiliki keterbatasan alat.
“Alhamdulilah Acara ini diiikuti sekitar 80 orang dan berjalan dengan lancer dan semoga kedepan lebih baik lagi dan semakin banyak peserta yang andil dalam kegiatan seperti ini selain kita mendapatkan ilmu dan pengalaman, kita disini juga bias terus mempererat lagi tali silaturahmi antar oragnisasi Mapala yang ada di Malang Raya khususnya,” terang Mahasiwa jurusan Pendidikan Teknik Bangunan ini.
Organisasi Mapala yang ada di Malang berharap tak hanya berlatih bersama atau melarikan beberapa simulasi, namun Pecinta Alam di Malang juga diharapkan lebih siap jika nanti sewaktu-waktu ada hal yang tidak diharapkan terjadi.
“Karena sesuai dengan hakikat Pencinta Alam, Pecinta Alam tak hanya menikmati alam, Tapi Pecinta Alam juga harus mencintai, mengamalkan, dan melestarikan. Dengan mencintai kita akan tahu manfaat apa yang terkandung di dalamnya.” jelasnya.
“Kemudian kita harus mengamalkan segala sesuatu yang telah kita dapat dari alam kepada orang lain. Dan karena kita yakin bahwa mencintai alam itu sebagian dari pada iman, maka dari itu kita harus melestarikan alam ini,” tutupnya.
Kontributor : Widodo Bagas “KRIBO”
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dokumentasi, FORSIL MAPALA MALANG RAYA
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)