Caption foto : Peserta pelatihan Jurnalisme Lingkungan yang berasal dari organisasi penggiat lingkungan dan beberapa aktivis pers mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Medan. (WARTAPALA INDONESIA / Nurhabli Ridwan).
WartapalaIndonesia.com, DELI SERDANG – Sahabat Alam Lestari (SALi) menyelenggarakan Pelatihan Jurnalisme Lingkungan di Yayasan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Washliyah, Dusun III Desa Klumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang.
Ketua SALi, Rasta Mulk Hajar menyampaikan lokasi ini dipilih karena kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sangat rendah. Di sekitar lokasi terdapat sungai yang sudah terkontaminasi dengan air limbah pabrik, sehingga ikan-ikannya tidak layak dimakan.
Lanjutnya, hal ini juga bisa dijadikan bahan liputan untuk para peserta pelatihan, Sebagai agen perubahan dan pembentuk opini publik, pers mahasiswa dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Dengan menyajikan informasi yang akurat dan mudah dipahami mengenai perubahan iklim, pers mahasiswa dapat meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya upaya adaptasi dan mitigasi.
Ketua panitia, Muhammad Maulana Akbar mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan Small Project dari YOSL-OIC (Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Centre) bekerja sama dengan Voice of Forest, WALHI Sumut dan Pengurus MIS Al-Washliyah Desa Klumpang Kampung.
Lebih lanjut Akbar menyampaikan, kegiatan ini juga dilaksanakan memperingati hari cinta puspa dan satwa nasional tahun 2024 yang diisi dengan kegiatan malam kesenian dan menanam pohon bersama siswa dan guru MIS Al-Washliyah Desa Klumpang Kampung.
Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi Program Jurnalisme Lingkungan pada tanggal 3 November 2024, di Degil House yang dihadiri oleh peserta pelatihan nantinya.
Kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Jurnalisme Lingkungan yang berlangsung selama 2 hari yaitu Selasa – Rabu, 5 – 6 November 2024, di Ruang Pelatihan di MIS Al-Washliyah Desa Klumpang Kampung dengan tema yang diusung adalah For Our Future, In Our Nature.
Peserta pelatihan merupakan 20 pers mahasiswa dan beberapa organisasi penggiat lingkungan dari berbagai perguruan tinggi di Medan.
Pelatihan hari pertama dibuka dengan materi adaptasi perubahan iklim oleh Fhiliya Himasari yang merupakan Knowledge Management & Program Manager WALHI Sumut. Dilanjutkan dengan materi Jurnalisme Lingkungan yang diisi oleh Prayugo Utomo selaku Co Founder Voice of Forest.
Kemudian pelatihan hari kedua diisi dengan materi Teknik Menulis Berita dan Jurnalisme Data oleh Arifin Al Alamudi yang berkerja di IDN Times Sumut.
Setelah pelatihan selesai akan ada beasiswa liputan untuk peserta terpilih yang memiliki kompetensi dan diharapkan dapat menjadi langkah awal mereka sebagai pers mahasiswa untuk lebih mendalami jurnalisme lingkungan sebagai bentuk adaptasi perubahan iklim di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.
Perwakilan Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi (GRAS) dan alumni Green Leadership Indonesia Bacth 1 Nurhabli Ridwan ikut serta sebagai peserta pelatihan mengungkapkan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta.
Tentang isu perubahan iklim yang terjadi saat ini bisa di tulis ke media masing-masing perserta sebagai bahan edukasi ke masyarakat.
Di malam kreasi dan seni Nurhabli Ridwan juga menampilkan karya puisi yang ditulisnya sendiri berjudul Keanekaragaman Hayati Negeri ini, sebagai semangat dalam kegiatan hari cinta puspa dan satwa nasional 2024. (nr).
Kontributor || Danang Arganata, WI 200050
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)