HMI Komisariat Kehutanan Untad Gelar Talkshow Perhutanan Sosial

Caption Foto: Narasumber Talkshow Perspektif Kader HMI Terhadap Perhutanan Sosial dan Konflik Tenurial. (Wartapala Indonesia/WI KP Palu/Alief Veraldhi

Wartapalaindonesia.com, Palu – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu Komisariat Kehutanan Universitas Tadulako (Untad) Sukses Menggelar Talkshow Dengan Tema “Perspektif Kader HMI Terhadap Perhutanan Sosial dan Konflik Tenurial”. Kegiatan talkshow tersebut diadakan di Gerai KPH Sulteng, Kamis, (24/06/2021).

Seminar Tersebut Menghadirkan tiga Narasumber yaitu Akademisi Fakultas Kehutanan Untad Dr. Sudirman DG. M, S.Hut, M.Sc, ketua IPKINDO Sulteng Bapak Ir. Busranudin Daeng Massereng S. Hut, MP dan perwakilan dari KPH Kulawi.

Di Talkshow kali Ini HMI Komisariat Kehutanan Untad melibatkan berbagai kalangan, diantaranya Instansi Pemerintah, LSM, UKM Mahasiswa, Organisasi pemuda, HMI Komisariat se-jajaran Cabang Palu serta pihak lain yang terkait.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulteng Dr. Ir. H. Nahardi, MM, IPU dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada penyelenggara kegiatan yang telah melaksanakan kegiatan tersebut. “Diadakannya talkshow perhutanan sosial adalah memberikan informasi mengenai akses kepada masyarakat untuk mengelola kawasan hutan. Hal ini sesuai dengan peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan nomor 83 Tahun 2016 yang mengatur tentang perhutanan sosial.” jelasnya.

Andi Muhammad Fahruddin Selaku Ketua Komisariat Kehutanan Untad juga mengatakan bahwa kegiatan talkshow ini diadakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memahami kehutanan lebih baik lagi. Selain itu mahasiswa juga akan menambah llmu diluar jam pelajaran di Kelas yang biasa disampaikan oleh dosen.

“Kegiatan Talkshow Ini Untuk Memberi Informasi Mengenai Kehutanan. Ini Merupakan Wadah Memberikan Informasi Dan Pemahaman Kepada Mahasiswa tentang perhutanan sosial dan konflik tenurial,” Ujarnya.

Sementara itu, Ir. Busranudin Daeng Massereng S. Hut, MP, selaku ketua IPKINDO Sulteng mengatakan bahwa kegiatan mengenai perhutanan sosial dan konflik tenurial merupakan langkah yang tepat bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengetahui dasar hukum dari pengelolaan perhutanan sosial. Selain itu, seminar tersebut merupakan solusi dari permasalahan yang timbul akibat pengelolaan perhutanan sosial.

“Menurut saya ini sesuatu yang baik dalam rangka mengelola hak masyarakat atas hutan dan lahan mereka. Selama ini memang dasar hukum dari pengelolaan perhutanan sosial tidak berpihak pada meraka dan mereka sangat sulit untuk mendapatkan hak kelola Tersebut,” ucapnya.

Acara ini ditutup dengan penampilan musikalisasi puisi bertemakan hutan yang dibawakan oleh finalis Duta Bahasa Sulteng 2021 Sarah Ayunda Ekawati Ar

Kontributor : Alief Veraldhi | WI 200123
Editor : Yahya M. Ilyas | WI 200092

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.