Jambore Kupu-Kupu Indonesia 2017

Jambore kupu-kupu Indonesia di pantai Kondang Merak, Kab. Malang Selatan, Minggu (19/10). WARTAPALAINDONESIA/ Sahabat Alam Indonesia

Wartapalaindonesia.com, MALANG – Jambore kupu- kupu Indonesia  adalah Jambore Kupu- kupu pertama  di Indonesia yang berfokus pada peran kupu-kupu terhadap ekosistem hutan.

Kegiatan dilaksanakan di area pantai Kondang Merak yang termasuk dalam kawasan hutan lindung tersisa di Malang selatan, Minggu (19/11/2017).

Untuk kegiatan perdana kali ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat Indonesia. Banyaknya peserta dari berbagai kota dan daerah di Indonesia yang hadir menandakan kegiatan ini mendapat apresiasi cukup baik.

Tema kali ini yang diusung adalah “Flying with Butterfly” yang bermakna Terbang bersama kupu- kupu.

Kegiatan Jambore kupu-kupu diinisiasi oleh SAHABAT ALAM INDONES IA (SALAM) dimana SALAM sendiri bergerak di bidang perlindungan pelestarian hutan dan laut beserta keanekaragaman hayatinya serta pemberdayaan masyarakat sekitarnya.

Kegiatan yang diinisiasikan untuk mengumpulkan, mempertemukan, membentuk jejaring, saling bertukar informasi dan edukasi masyarakat umum, pelajar, pengamat, peneliti, penggiat tentang kupu-kupu.

Pada awalnya jambore kali ini hanya menargetkan 100 peserta dari seluruh daerah di Indonesia, namun antusias masyarakat cukup besar, hingga mencapai 122 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia yang berlatar belakang pelajar, mahasiswa, peneliti, pengamat, masyarakat umum dan akademisi.

Jambore kupu-kupu berjalan baik selama 2 hari pada tanggal 18-19 November 2017, dimulai dari meeting point di terminal Arjosari dan stasiun Kota Baru Malang dilanjut dengan menempuh perjalanan kurang lebih 2,5 jam dari pusat kota Malang menuju area hutan lindung Malang selatan yaitu pantai Kondang Merak.

Jambore kupu-kupu Indonesia bisa berjalan dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak dan kontributor, yaitu : Puslatpur Purboyo, Polres Malang, RS. Wava Husada, Karang Taruna Muda Karya DS. Sumber bening, Perhutani, Yon Zipur 5, Indonesia Muda Outbound.

Juga dari Naturalizer, Bpro 5 Actioncam, This is Indonesia, Univ. Ma’arif Al-Latief, Malang Travelista, Media Dua satu, Dinas Lingkungan Hidup kab. Malang, Birdpacker, Lets photo, Biker mansion dan Backpacktour.Id.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah BKSDA Jawa timur, Personel Yon Zipur 5, Anggota Babinkamtibmas Polres Malang hal ini dikarenakan agenda kegiatan bersamaan dengan Malang Beach Festiva l memperingati hari jadi kab. Malang, sehingga  banyak yang berhalangan hadir.

Dihari pertama Jambore kupu-kupu Indonesia (18/11) dibuka secara resmi oleh Andik Syaifudin selaku founder Sahabat Alam Indonesia. Kegiatan selanjutnya terdapat 4 seminar antara lain :

  1. “Pengenalan kawasan hutan lindung Malang selatan” oleh Iwan kurniawan, S. hut, Msc darinAspina ll foundation.
  2. “Mengenal kupu-kupu dan pelestaria nnya” oleh Martinus, Msc dari Taman kupu-kupu Gita persada Lampung.
  3. “Citizen Scientist” peran peneliti amatir dalam pendataan keanekaragaman hayati Indonesia oleh Swiss Winansis Bagus P. dari PEHTN Baluran/Birdpacker/Founder Burungnesia.
  4. “Invetarisasi dan Monitoring Kupu-kupu” oleh Herlina Putri dari Sahabat Alam Indonesia.

Acara dimulai pada jam 15.00 wib dan diakhiri dengan FGD (Forum Grup Discussion) dengan tema ‘Pembentukan jaringan penngamat kupu-kupu nasional serta bertujuan untuk membentuk penguatan, pengumpulan database serta indentifikasi spesies kupu-kupu se-Indonesia.

Hari kedua peserta jambore kupu-kupu Indonesia diajak menanam Host plant (tanaman inang kupu-kupu) yang biasanya untuk tempat bertelur kupu-kupu jenis Troides sp, Pachliopta aristolochiae, Ideastolli dan Papilio peranthus.

Yang kemudian dilanjutkan pengamatan bersama kupu-kupu di sekitar hutan lindung. Dalam pengamatan tersebut peserta dikenalkan habitat asli kupu-kupu, tanaman inangnya, tanaman pakannya, perilaku kupu-kupu, cara monitoring, cara mendata serta diskusi tentang identifikasi spesies antar peserta dan pemateri.

Antusiasme peserta sangat luar biasa hingga banyak yang merasa waktunya kurang lama dengan mengusulkan dari yang hanya cuman 2 hari 1 malam menjadi 3 hari 2 malam sampai 5 hari.

Setelah pengamatan peserta mengumpulkan hasil pengamatan kupu-kupu peserta yang kemudian dimasukkan dalam sesi penilaian lomba fotografi, sambil menunggu sesi penjurian peserta dihibur oleh band Folk yang konsen dalam menyuarakan lingkungan yaitu Pagi Tadi.

Acara  penutup diisi dengan pengumuman lomba  fotografi dengan mengambil 3 juara 1,2, 3 dan doorprize dan diakhiri dengan ditutup secara resmi Jambore kupu-kupu Indonesia.

Kontributor : Sahabat Alam Indonesia

Editor : Ragil Putri Irmalia

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini:
Positive SSL