Jarang Panas 2, Menyatukan Visi Dan Misi Pegiat Alam

Wartapalaindonesia.com, SALATIGA – Berani Berbuat Lebihmenjadi tema utama dalam acara Jagongan dan Sharing Bareng Pegiat Alam Lintas Komunitas (Jarang Panas) ke-2 yang diadakan oleh Trashbag Community Regional Semarang dan Salatiga pada tanggal 8-9 April 2017 di Taman Kota Salatiga.

“Dalam tema kali ini, kami ingin menyatukan visi, bahwa sebenarnya pecinta alam adalah sama. Harapan kami untuk para pegiat dapat mengkampanyekan Gunung Bukan Tempat Sampah, yang mana kemarin sudah kita lakukan, maka saat ini harus dapat berbuat lebih,” ungkap Misbahul Munir, sebagai ketua Trashbag Community Regional Semarang.

Suksesnya acara Jarang Panas yang pertama di Wana Wisata Tinjomoyo Semarang, Trashbag Community Regional Semarang dan Salatiga mengangkat kembali dengan mengadakan Jarang Panas yang ke dua di Salatiga. Acara ini diikuti oleh berbagai kalangan komunitas Pencinta Alam dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Kegiatan Jarang Panas sangatlah positif, maka dari itu kami ingin mengangkat kembali acara Jarang Panas, yang mana pada sesi pertama diadakan di Semarang dan yang kedua ini kami adakan di Salatiga. Kedepannya acara Jarang Panas akan tetap diadakan dan dijadikan sebagai agenda tahunan untuk Trashbag Community sendiri,” ungkap Sigit Purnomo, sebagai ketua acara

Penakluk Hukum Alam, sebuah film dokumenter yang dibedah dan didiskusikan dalam acara Jarang Panas kali ini. Film yang ditujukan untuk seluruh pegiat alam dan khususnya bagi para pendaki gunung.

“Mendakilah dengan cerdas dan mendakilah dengan orang tepat” adalah pokok dan pesan dari film tersebut. Setelah menonton dan berdiskusi bersama dilanjutkan dengan acara talk show bersama Irfan Ramdhani penulis buku Tabah Sampai Akhir dan Ragil Budi Wibowo pendiri Trashbag Community, dan acara ini dimeriahkan dengan penampilan Nada Sumbang Akustik dan Prosa Nada.

“Harapan panitia untuk para peserta agar kedepannya Jarang Panas dapat menyampaikan visi dan misi kampanye kita, bahwa Gunung Bukan Tempat Sampah. Serta peserta dapat menerima dengan apa yang kami sampaikan dalam acara tersebut,” lanjutSigitPurnomo

Penyatuan visi dan misi pada para pegiat alam menjadi poros utama dalam kegiatan Jarang Panas dan acara tersebut akan terus diadakan diseluruh kota di Jawa Tengah.

“Jarang Panas diharapkan akan selalu ada dan kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan. Bukan hanya di Semarang atau Salatiga, tetapi seluruh kota di Jawa Tengah,” tutup Misbahul Munir.

Kontributor : Abdur Rouf

Editor : Ragil Putri Irmalia

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.