Oleh : Rizki Mubarok dan Fauzan Rijalulghad Ha Ananda
Jurnalis Wartapala Indonesia dan Anggota Mahapeka UIN Bandung
Wartapalaindonesia.com, FEATURE — Jauh di balik keramaian kota, di batas desa yang masih memeluk erat sunyi, terletak Kampung Simpang Tiga, Desa Keboncau, Lebak, Banten. Di sinilah, selama sebulan penuh, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam UKM Mahapeka UIN Sunan Gunung Djati Bandung menanggalkan jaket almamater mereka untuk mengenakan peran baru : sahabat, guru, dan penggerak.
Mereka datang bukan membawa janji, melainkan tindakan. Melalui Bakti Sosial dan Penyuluhan Lingkungan Hidup (Baksos & PLH) ke-XXXV, Mahapeka bertekad membumikan tema yang terasa begitu mendalam : “Membangunkan dan Memperkuat Kesadaran Sosial serta Kepedulian terhadap Lingkungan.”
Mushola Tua, Asa Baru
Di sudut kampung, berdiri sebuah mushola. Bangunannya masih tegak, namun ruhnya seolah lama terlelap, jarang disentuh, sepi dari tawa riang anak-anak. Inilah potret awal yang menyentuh hati para mahasiswa.
Menganggap tempat ibadah sebagai cerminan jiwa komunitas, Mahapeka bersama warga turun tangan. Mereka memulihkan mushola yang mati suri ini, membersihkan debu, dan merapikan kembali. Namun, revitalisasi fisik hanyalah permulaan.
Kini, musala itu kembali bernapas, menjadi jantung spiritual kampung. Setelah shalat Maghrib, tempat itu dipenuhi suara mengaji anak-anak yang belajar Iqra dan Al-Qur’an. Ruangan itu bertransformasi menjadi pusat pertemuan remaja dan ruang belajar. Mahasiswa telah menanamkan satu pesan : iman adalah pondasi yang menyatukan, dan mushola adalah rumah bersama.
Setiap Pijakan Adalah Janji : Sebuah Parit dan Jalan yang Disulam Kembali
Isu lingkungan di Simpang Tiga terasa dekat : sampah berserakan di sekitar sekolah dan di pinggir jalan desa, lambang ketidakpedulian yang tanpa sadar menyakiti “rumah” mereka sendiri.
Mahapeka tidak hanya berteori, mereka mengajak warga mempraktikkan gotong royong yang sesungguhnya. Titik fokus utama dari pengabdian fisik mereka adalah jalan desa yang kondisinya memprihatinkan, penuh lubang dan sulit dilalui, terutama di musim hujan.
Dengan cangkul dan semangat, para mahasiswa dan warga bahu-membahu memperbaiki setiap retakan. Mereka membuat parit drainase baru untuk mencegah genangan, serta menimbun dan meratakan jalan agar dapat dilewati dengan aman.
Keringat yang bercucuran di bawah terik Lebak menjadi saksi pengikatan janji: bahwa setiap lubang yang tertutup adalah simbol ikatan yang semakin erat antara mahasiswa dan warga. Gotong royong ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi menumbuhkan kembali rasa memiliki terhadap ruang hidup bersama.
Di SDN 01 Keboncau, kegiatan belajar tidak hanya berpusat pada hitungan atau ejaan. Anak-anak diajak bermain sambil belajar tentang sampah. Mereka diajarkan bahwa sehelai plastik yang dibuang sembarangan adalah bibit bencana kecil.
Dengan metode interaktif, para mahasiswa menumbuhkan benih kepedulian di sanubari penerus kampung, mengajarkan bahwa menjaga lingkungan adalah manifestasi dari mencintai diri sendiri dan masa depan.
Kenangan yang Tak Ternilai
Satu bulan adalah waktu yang singkat untuk mengubah segalanya, namun lebih dari cukup untuk menanamkan benangan kenangan yang abadi.
Ini bukan sekadar deretan program kerja, ini adalah kisah tentang ikatan yang terjalin erat. Tentang mahasiswa yang menemukan makna hakiki pengabdian di bawah langit Lebak, dan tentang warga Kampung Simpang Tiga yang kembali menemukan semangat gotong royong dan kesadaran yang sempat meredup.
Ketika waktu perpisahan tiba, Mahapeka meninggalkan bukan hanya infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga harapan dan kesadaran yang terus menyala. Mereka membuktikan bahwa sejatinya mahasiswa adalah agen perubahan, yang dengan jejak kecil di perbatasan baduy, mampu membangkitkan kembali jantung nurani sebuah bangsa.
Editor || Wandi Wahyudi, WI 200223
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)