Jelajah Situs Gunung Pawitra ke-X

Peserta lintas situs-situs candi Gunung Penanggungan melakukan foto bersama sebelum melakukan pendakian di pos pertama Gunung Penanggungan jalur Kedungudi, Trawas, Mojokerto, Minggu, (6/5/2018). (WARTAPALA INDONESIA/ Yulia Ningsih)

Wartapalaindonesia.com, MOJOKERTO – Komunitas Jelajah Situs Gunung Pawitra menggelar lintas situs-situs candi di Gunung Penanggungan jalur Kedungudi, Trawas, Mojokerto, Minggu, (6 Mei 2018).

“Tujuan diadakannya acara jelajah ini supaya para generasi muda lebih kenal akan sejarah,” ungkap Yogi Prameswara perwakilan panitia acara.

Acara diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai kota di Jawa Timur mulai dari Mojokerto, Gresik, Surabaya hingga Malang.

Lintas kali ini mengambil rute Candi Selokelir, Candi Telong Blandong, Candi Naga II, Candi Triloka, Goa Tanjung/Goa Payung, dan Candi Carik.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada para peserta yang antusias ikut berpartisipasi dalam kegiatan jelajah situs Gunung Pawitra yang ke-X dimana acara ini kebanyakan diikuti dari kalangan pelajar, Pecinta Alam, hingga masyarakat umum,” tambah Yogi.

Selain menjelajah, peserta lintas situs-situs candi di Gunung Penanggungan turut melakukan sweeping sampah di sepanjang jalur yang dilalui. Sampah tersebut dikordinir tiap kelompok.

Yuli salah satu peserta asli putri asli sekitar lereng Gunung Penanggungan, Mojokerto mengungkapkan, “dengan diadakannya acara positif ini sangat berpengaruh terhadap generasi muda.”

“Saya juga jadi tau tentang sejarah dan bagaimana tugas kita sebagai generasi penerus melestarikannya,” tutup Yuli kepada WI, Senin (8/5/2018).

Kontributor || Yulia Ningsih

Editor || A. Phinandhita P.

bagikan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan