WARTAPALA INDONESIA

Kelinci Jawa Ditemukan di Karawang

Wartapalaindonesia.com, KARAWANG – Wartapalaindonesia.com, Karawang – Kelinci Jawa memiliki bulu berwarna hitam pada tengkuk leher, bulu bergaris putih pada bagian dahi dan  kuping, serta bagian kaki yang panjang seperti kancil.

Itulah analisis fisik atau morfologi pada Kelinci Jawa yang dijelaskan oleh peneliti Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Pusat Penelitian Biologi.

Kelinci Jawa dengan nama latin Lepus Nigricollis telah memasuki daftar merah IUCN Red List of Threatened Species. Kelinci yang hidup di wilayah Jawa Barat sudah sangat sulit ditemukan.

“Kami memiliki koleksi terakhir kelinci Jawa itu sekitar tahun 1940 yang ditemukan dari wilayah Bogor. Tentu kami sangat senang ada sumbangan dari wilayah Karawang pada tahun 2017. Secara morfologi ini merupakan kelinci Jawa,” ungkap Staf peneliti laboratorium Mamalia, Bidang Zoologi Puslit Biologi-LIPI, Yuli Fitriana kepada Wartapala Indonesia.

Menurutnya, LIPI akan sangat bangga memiliki dan dapat mempelajari Kelinci Jawa dalam keadaan hidup.

“Memang belum ada penelitian mengenai populasi di Indonesia. Tetapi seperti Kelinci Sumatera, Kelinci Jawa sudah sangat sulit ditemukan di habitatnya,” imbuh Yuli.

Kelinci Jawa memiliki habitat di wilayah savana yang berbatu. Seperti wilayah daratan karst. Berbeda dengan Kelinci Sumatera yang hidup di wilayah dataran tinggi.

“Kami akan mencoba meneliti lebih dalam lagi mengenai Kelinci Jawa. Saat ini kondisinya masih lumayan stres, perlu penanganan,” ucapnya.

Kelinci Jawa di wilayah Kabupaten Karawang tersebut diserahkan oleh Forum Komunikasi Daerah Aliran Sungai Citarum (ForkadasC+) kepada LIPI untuk tujuan ilmu pengetahuan dan konservasi hewan endemik.

Menurut Ketua Harian ForkadasC+, Hendro Wibowo kelinci ini ditemukan saat memasuki kawasan industri. Yang kemudian ditemukan oleh pengelola salah satu industri otomotif di wilayah tersebut.

“Wilayah industri di daerah Ciampel ini berbatasan dengan hutan dataran rendah di Karawang. Lalu kelinci tersebut masuk ke dalam kawasan industri yang dulu habitatnya.

Saat itu kami mendengar ada informasi tentang penangkapan kelinci tersebut dan kami meminta untuk diserahkan kepada kami agar bisa diketahui jenis kelinci liar tersebut. Karena kami sedang mendata sejumlah hewan endemik yang masih ada dan cukup langka salah satunya adalah kelinci Jawa,” terangnya.

Setelah itu, organisasi lingkungan ini segera melakukan komunikasi dengan LIPI untuk mengetahui pasti jenis kelinci liar yang ditemukan di wilayah industri Karawang tersebut.

“Kami rawat terlebih dahulu untuk menghilangkan stress pada kelinci. Sekitar beberapa hari dengan memberikan perawatan khusus. Kemudian kami langsung menyerahkan kelinci tersebut kepada LIPI dan Alhamdulillah merupakan kelinci Jawa yang sudah sangat langka,” kata Hendro.

Pihaknya berharap dengan ditemukannya salah satu mamalia endemik Jawa Barat yang sudah langka tersebut. Mampu memberikan sumbangsih bahwa pembangunan harus tetap menjaga konservasi alam demi terjaganya habitat kelinci Jawa.

Kontributor : Willy Firdaus

Editor : Ragil Putri Irmalia

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Dokumentasi, Willy Firdaus

Foto kelinci Jawa yang ditemukan di Karawang
Foto kelinci Jawa yang ditemukan di Karawang

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: