Laksanakan Diksar Gabungan, Sispala DKI Jakarta Terapkan SOP dan Kurikulum Pendidikan Kepencintaalaman

Caption foto : Suasana saat upacara pembukaan kegiatan Pendidikan Dasar Gabungan Sispala DKI Jakarta. (WARTAPALA INDONESIA/ Prasenja)

Wartapalaindonesia.com, JAKARTA – Siswa pencinta Alam atau Sispala merupakan salah satu sumber daya manusia potensial dalam penanganan kerusakan lingkungan dan tanggap bencana. Dengan demikian, membuat alumni Sispala tergabung dalam Forum Alumni Sispala Jakarta (Fasta) menginisiasi kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Gabungan yang dilaksanakan di Hopeland, lereng timur Gunung Salak pada 20 hingga 22 Desember 2022.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 56 Tahun 2019 tentang Ekstrakurikuler Pada Satuan Pendidikan, bahwa Sispala merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan di luar jam belajar namun masih dalam pengawasan sekolah.

Atas dasar tersebut Fasta sebagai professional di bidang kepencintaalaman membantu mempermudah sekolah untuk pengawasan kegiatan Sispala, sehingga sekolah dapat mengacu pada SOP dan Kurikulum Pendidikan kepencintaalaman yang dibuat oleh Fasta.

Menurut Adjie Rimbawan, Ketua Fasta mengatakan bahwa Diksar ini merupakan pilot project untuk sistem Pendidikan Sispala dengan menerapkan SOP dan Kurikulum yang telah dibuat.

“Kegiatan ini memberikan ilmu dasar-dasar kepencintaalaman, nantinya akan ada tindak lanjut kegiatan-kegiatan lainnya pasca Diksar Gabungan ini seperti Latihan Gabungan (Latgab), Jambore Sispala dan kegiatan-kegiatan lainnya yang dilakukan secara bersama-sama antar sispala di Jakarta,” ujar Adjie.

Tommy Andriansyah selaku penggagas Diksar Gabungan merasa puas dengan kegiatan ini karena banyaknya peserta yang ikut berpartisipasi.

“Ada 44 peserta dari delapan Sispala yang mengikuti Diksar Gabungan ini. Karena ini pilot project maka kami membatasi kepesertaannya, nanti kedepannya bisa diagendakan dengan kepesertaan yang lebih besar lagi,” ungkap Tommy.

“Panitia pun menjamin penuh  keamanan dan kenyamanan peserta Diksar Gabungan, karena pelatih yang kami siapkan merupakan para professional di bidang kepencintaalaman dan juga kita didampingi pelatih dari satuan marinir,” imbuhnya.

Peserta Diksar Gabungan pun merasakan manfaat dari kegiatan ini, karena selain banyak ilmu yang diberikan, antar peserta juga menjadi saling mengenal satu dengan yang lainnya walaupun dari sekolah yang berbeda.

Kontributor | Prasenja

Editor | Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.