LLWA ke X Tingkat Nasional Mapala Santigi Fisip Untad Kembali Bergulir

Caption foto: Muamar Khadafi (Ketua Panitia LLWA ke X) berswafoto di depan Sekretariat Panitia, Mapala Santigi. (WARTAPALA INDONESIA/ Yahya M. Ilyas)

Wartapalaindonesia.com, PALU – Lomba Lintas Wisata Alam (LLWA) ke X Tingkat Nasional Mapala Santigi akan kembali bergulir tahun ini, tepatnya pada 18-22 November mendatang. Lokasinya akan berada di Desa Taripa Kabupaten Donggala menuju Desa Alo’o Kabupaten Parigi Moutong.

Lomba dengan tema “Meningkatkan Persaudaraan Sesama Penggiat Alam Bebas Menuju Indonesia Satu” akan memperebutkan total bonus 20 juta rupiah serta piala bergilir dan piala tetap Rektor Universitas Tadulako.

Muamar Khadafi selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu dari kegiatan besar Mapala Santigi Fisip Untad dan mendapat dukungan dari pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong.

“Kami menargetkan peserta yang mendaftar sebanyak 100 tim. Dimana tiap tim akan terdiri dari 3 orang dan 1 official. Pendaftaran telah dibuka sejak 18 Oktober kemarin hingga 16 November mendatang. Kini kami akan mulai menyebar dan mengirim undangan untuk teman-teman di luar kota Palu dan Sulawesi Tengah serta Pulau Sulawesi khususnya seperti Pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatera,” sambung Badi, sapaan akrabnya.

Ketua Mapala Santigi Fisip Untad, Andri Fahreza mengatakan bahwa ini merupakan sebuah penantian panjang.

“LLWA pertama kali digelar pada tahun 1993 dan terakhir LLWA dilaksanakan pada tahun 2014 di Kabupaten Sigi dan alhamdulillah tahun ini kami bisa kembali menyelenggarakan Lomba Lintas Wisata Alam yang ke X Tingkat Nasional,” terangnya.

Andri juga menambahkan bahwa para penggiat alam baik itu Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) dan juga KPA (Komunitas/Kelompok Pecinta Alam) begitu antusias menyambut Lomba ini.

“Sejak info LLWA muncul di media sosial begitu banyak pesan yang masuk menanyakan kapan lomba ini akan dilaksanakan,” lanjut Andri.

Sejatinya Lomba ini dirancang untuk terlaksana pada tahun 2018 tetapi musibah yang menimpa Kota Palu, Sigi dan Donggala membuat Lomba ini harus diundur hingga tahun 2019.

Mapala Santigi sendiri adalah salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang berada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako (Fisip Untad) dan berada dibawah naungan Mapatala (Mahasiswa Pecinta Alam Tadulako).

Kontributor || Yahya M. Ilyas

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: