Caption foto: Perayaan hari bumi Pemuda, LSM dan Organisasi Pecinta Alam melakukan penanaman Pohon, Pelatihan Jurnalis dan fotografi (WARTAPALA INDONESIA, Opie Aditya)
Wartapalaindonesia, SULAWESI TENGAH – Perayaan Hari Bumi 2021 pemuda yang kolaborasi sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Pencinta Alam yakni Relawan Orang dan Alam (ROA), Perkumpulan Imunitas, Arapaima Kayak, serta Lembaga Pencinta Alam (LPA) Walentina.
Kegiatan hari bumi ini mengusung tema #gembirabumi yang berlangsung dengan pelatihan jurnalistik Lingkungan, pelatihan fotografi lingkungan, penanaman pohon, dan penampilan musik sungai sebagai hiburan untuk menunggu waktu berbuka puasa para peserta.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pemuda dan masyarakat Desa Pakuli Utara serta mahasiswa Universitas Tadulako, dengan rangkaian kegiatan Subarkah selaku direktur ROA sekaligus inisiator kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini dibuat tentunya untuk meningkatkan kesadaran terhadap kecintaan lingkungan masyarakat sekitar, khususnya pada teman-teman pemuda sebagai generasi penerus bangsa,” ungkap Subarkah selaku direktur ROA sekaligus inisiator kegiatan, Kamis (22/04/2021).
Pada kegiatan pelatihan jurnalistik lingkungan dan fotografi lingkungan, mendatangkan pemateri dari Asosiasi Jurnalis Indonesia (AJI) Kota Palu dan Pewarta Foto ANTARA Sulteng yang sangat berkompeten di bidangnya.
Fadil, warga desa Pakuli Utara yang juga merupakan salah satu peserta menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan seperti ini dapat meningkatkan rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang bisa saja terjadi di lingkungan sekitar.
“Dengan adanya pelatihan-pelatihan seperti ini kami berharap semoga kedepannya segala kejadian terkait lingkungan dapat tertuang dalam tulisan dari masyarakat lokal khususnya. Sehingga isu-isu terkait perubahan lingkungan dapat dipahami oleh masyarakat desa. Karena desa tempat tinggal kami merupakan salah satu desa yang di sekitarnya terdapat area taman nasional yang dialiri oleh sungai besar yaitu sungai Gumbasa yang tentu saja sewaktu-waktu bisa terjadi bencana banjir dan sebagainya,” ungkapnya.
Kontributor || Opie Aditya, WI 200097
Editor || Yahya M. Ilyas, WI 200092
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

