WartapalaIndonesia.com, PEKALONGAN – Kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung melalui UKM Mahapeka Bandung berhasil meraih juara II dalam cabang olahraga panjat dinding kategori Top Speed Putra pada ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah Se-Jawa Madura (Porsi Jawara II 2026).
Kompetisi berlangsung di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pada Sabtu, 12 September 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh Wiki “Deker” Ramdhani, yang mewakili kontingen UIN Sunan Gunung Djati Bandung melalui UKM Mahapeka Bandung.
Porsi Jawara II 2026 merupakan ajang yang mencakup berbagai bidang olahraga, seni, dan ilmiah serta menjadi ruang bagi mahasiswa se-PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi di tingkat perguruan tinggi.
Pada pelaksanaannya, Porsi Jawara II 2026 diikuti oleh 18 kampus PTKIN se-Jawa Madura, yang turut berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga, seni, dan ilmiah.
Dalam cabang panjat dinding kategori Top Speed, peserta dituntut untuk menyelesaikan lintasan dengan mengandalkan kecepatan, kekuatan, ketepatan, dan konsentrasi.
Di tengah persaingan yang cukup ketat, mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang akrab disapa Wiki “Deker” Ramdhani mampu menunjukkan performa terbaiknya.
Dengan ketenangan dan keberanian dalam menaklukkan lintasan, ia berhasil mengantarkan kontingen UIN Bandung meraih Juara II.
Pencapaian tersebut tidak datang secara instan. Di balik medali yang diraih, terdapat proses latihan yang membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi.
Persiapan dilakukan dengan serius untuk membangun kekuatan fisik sekaligus meningkatkan kemampuan teknis dan mental sebelum menghadapi kompetisi.
Bagi Wiki “Deker” Ramdhani, keberhasilan ini bukan sekadar tentang meraih posisi di podium. Prestasi tersebut menjadi hasil dari proses panjang, kerja keras, serta keberanian untuk menghadapi tantangan.
Panjat dinding tidak hanya menguji kemampuan tubuh untuk mencapai titik tertinggi, tetapi juga mengajarkan bagaimana seseorang tetap fokus ketika berada dalam situasi penuh tekanan.
“Prestasi ini menjadi pengalaman yang sangat berarti. Perjalanan menuju podium tentu tidak mudah, tetapi latihan dan dukungan dari berbagai pihak membuat saya semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik,” ungkap Deker.
Dari panjat dinding yang tinggi, lahir sebuah pesan sederhana: setiap puncak selalu dimulai dari keberanian untuk memanjat.
Bagi mahasiswa UIN Bandung, perjuangan tersebut menjadi bukti bahwa dengan latihan, konsistensi, keberanian, dan dukungan bersama, keterbatasan dapat diubah menjadi prestasi yang membanggakan. (*).
Kontributor || Humas Mahapeka
Editor || Danang Arganata, WI 200050
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)